Dahlan Iskan Sentil Utang BUMN di Tengah Rencana Rombongan Pelat Merah IPO

Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:05 WIB
loading...
Dahlan Iskan Sentil...
Menanggapi rencana BUMN untuk melantai di bursa saham, Dahlan Iskan mengingatkan soal penyelesaian utang perseroan pelat merah sebelum Initial Public Offering (IPO). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana aksi korporasi Menteri BUMN Erick Thohir dengan mencatatkan saham perseroan negara di pasar modal Tanah Air dinilai tepat. Namun, langkah transformasi itu menurut Dahlan Iskan harus dibarengi dengan penyelesaian utang BUMN .

Mantan Menteri BUMN itu menilai, Initial Public Offering (IPO) menjadi alternatif pendanaan badan usaha penting untuk di dorong Kementerian BUMN. Dia mengingatkan saat resmi menjadi perseroan terbuka (Tbk), manajemen diharuskan menyelesaikan utang yang masih membebani.

Baca Juga: Utang BUMN Menggunung Tembus Rp1.682 Triliun, Dana Abadi SWF Bisa Jadi Opsi

Dana segar yang bersumber dari investor itu, kata dia, belum seimbang dengan beban utang yang ditanggung perseroan pelat merah saat ini.

"Tentu ini penting menekan utang. Tapi yang terpenting dia (BUMN) bisa berada di ranah publik sehingga bisa melakukan aksi korporasi dengan lebih profesional termasuk selesaikan utang-utang karena pendapatan dana dari publik belum seimbang dengan beban utang," ujar Dahlan di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Meski begitu, Dahlan tak mengelak penawaran perdana saham BUMN di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperluas struktur pendanaan. Artinya, posisi perusahaan jauh lebih baik, dibandingkan masih berstatus Perseroan Tertutup (PT).

Lelaki kelahiran Magetan, Jawa Timur, itu pun meyakini kemampuan Erick Thohir untuk membawa BUMN melantai ke pasar modal. Bahkan, dia menyarankan lebih banyak lagi BUMN yang harus di-IPO-kan.

"Kalau saya positif sekali melihat langkah Pak Menteri Erick untuk sebanyak mungkin membawa perusahaan BUMN ke lantai bursa. Bukan hanya menyelesaikan masalah keuangan tapi yang terpenting selesaikan urusan bagaimana BUMN lebih profesional, karena dengan di bursa itu lebih profesional," kata dia.

Baca Juga: Erick Thohir Bongkar Satu Kekurangan di Masa Pemerintahan Pak Jokowi

Erick mengatakan, sebagai salah satu bagian dari program Kementerian BUMN, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah BUMN termasuk anak-cucu perusahaannya untuk masuk ke pasar modal melalui skema IPO.

“Kita akan melistingkan lebih banyak BUMN lagi, anaknya atau cucunya. Di pipeline saya nggak mau bilang angka fix-nya nanti dicari-cari, tapi ada 8-12 yang kita akan go public,” kata Erick.

Dia menargetkan, sejumlah BUMN yang tengah ada dalam pipeline tersebut bisa melantai di bursa dalam kurun waktu 3 tahun ke depan atau hingga 2023 mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved