Utang BUMN Menggunung Tembus Rp1.682 Triliun, Dana Abadi SWF Bisa Jadi Opsi

Senin, 01 Februari 2021 - 21:40 WIB
loading...
Utang BUMN Menggunung...
Kementerian BUMN sebagai pemilik saham mayoritas tengah melakukan restrukturisasi utang sejumlah perseroan plat merah. Pengamat BUMN mencatat, ada skema dan pilihan untuk melakukan restrukturisasi. Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemilik saham mayoritas tengah melakukan restrukturisasi utang sejumlah BUMN . Harapannya, dengan keringanan pembayaran utang dapat membantu keuangan perseroan.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mencatat, ada skema dan pilihan bagi pemegang saham untuk melakukan restrukturisasi. Salah satunya adalah penguatan ekuitas perusahaan. Dia menilai, penguatan selisih nilai antara aset dengan liabilitas itu dapat mengurangi utang BUMN.

"Untuk mengurangi beban utang BUMN, maka harapannya agar ekuitas pemerintah di sebagian BUMN yang dapat penugasan khusus tersebut dapat diperkuat," ujar Toto saat dihubungi, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Pemerintah Tancap Gas Dorong Keringan Utang BUMN

Selain hak residual atas aset perseroan, ada alternatif lain yang bisa ditempuh pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas. Dimana, BUMN dapat melakukan pendanaan proyek-proyek besar ke depan melalui opsi Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority (INA) yang tengah digodok pemerintah.

Opsi ini bersifat ekuitas bagi BUMN, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada instrumen utang perseroan. "Atau alternatif lain, dimana, pendanaan buat proyek BUMN masa depan bersandar pada opsi Sovereign Wealth Fund yang sedang dikembangkan," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Sebelum Merger, PTPP...
Sebelum Merger, PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi
Restrukturisasi Utang...
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung, Purbaya: Tinggal Diumumkan Presiden
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Gelar Mudik Gratis,...
Gelar Mudik Gratis, ADHI Berangkatkan 100 Ribu Lebih Pemudik ke Berbagai Daerah
Prabowo: Pimpinan BUMN...
Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved