Antisipasi Kebakaran, PGN Edukasi Pengguna Jargas Rumah Tangga
Jum'at, 05 Februari 2021 - 23:30 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Perayaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2021, PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN ) Sales Operation Region (SOR) I berpartisipasi dengan melaksanakan kegiatan yang dinamakan PGN CARE (Charity, Appreciation, Repsonsibility, Education). Kegiatan tersebut dilaksanakan di 2 Area, Medan dan Batam hari ini dengan topik Safety at Home : Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Lingkungan Rumah.
PGN telah melayani 32.515 sambungan rumah di wilayah Kota Medan dan 4.665 Sambungan Rumah di wilayah Kota Batam, sehingga pada pelaksanaan PGN CARE melibatkan pelanggan rumah tangga khususnya ibu-ibu rumah tangga. Keamanan di lingkungan rumah menjadi isu yang terus menjadi perhatian. PGN sebagai penyedia layanan gas bumi yang mengutamakan kehandalan dan keamanan, tergerak untuk membantu pelanggan maupun masyarakat sekitar wilayah operasi agar kesadaran akan potensi risiko dan bahaya di lingkungan rumah semakin meningkat.
Baca Juga: Tingkatkan Layanan, PGN Digitalisasi Jargas Rumah Tangga
Sosialisasi diberikan langsung oleh Health, Safety, Security, & Environment (HSSE) PGN, di mana pada kesempatan ini HSSE menyampaikan agar pelanggan melakukan tindakan-tindakan keamanan seperti menyediakan APAR, menambah ventilasi pada dapur, mengatur jarak barang-barang mudah terbakar di dapur. Kegiatan ini dilakukan secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat kondisi COVID-19.
"Kegiatan PGN CARE diharapkan dapat meningkatkan penerapan keselamatan di lingkungan rumah tangga. Nantinya ibu-ibu yang hadir maupun peserta lainnya bisa menerapkan di rumah dan info tentang keamanan dibagikan dengan keluarga, sehingga satu sama lain dalam keluarga memiliki pemahaman yang sama mengenai keamanan di rumah," ujar Group Head PGN Sales Operation Region 1 Sumatera, Afdal melalui keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Lebih lanjut, Afdal menjelaskan bahwa kebakaran dapat berpotensi terjadi di lingkungan rumah tangga, di mana kaebakaran bisa terjadi dari berbagai sumber diantaranya listrik dan gas yang biasa dipakai di dapur. Maka dari itu, perlu dilakukan edukasi pemahaman kepada masyarakat terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
"Dengan sosialiasi tentang keamanan ini, dapat meningkatkan penerapan keselamatan di lingkungan rumah tangga. Serta apabila terjadi kebakaran dapat dilakukan penanggulangan secara cepat dan aman," imbuh Afdal.
PGN telah melayani 32.515 sambungan rumah di wilayah Kota Medan dan 4.665 Sambungan Rumah di wilayah Kota Batam, sehingga pada pelaksanaan PGN CARE melibatkan pelanggan rumah tangga khususnya ibu-ibu rumah tangga. Keamanan di lingkungan rumah menjadi isu yang terus menjadi perhatian. PGN sebagai penyedia layanan gas bumi yang mengutamakan kehandalan dan keamanan, tergerak untuk membantu pelanggan maupun masyarakat sekitar wilayah operasi agar kesadaran akan potensi risiko dan bahaya di lingkungan rumah semakin meningkat.
Baca Juga: Tingkatkan Layanan, PGN Digitalisasi Jargas Rumah Tangga
Sosialisasi diberikan langsung oleh Health, Safety, Security, & Environment (HSSE) PGN, di mana pada kesempatan ini HSSE menyampaikan agar pelanggan melakukan tindakan-tindakan keamanan seperti menyediakan APAR, menambah ventilasi pada dapur, mengatur jarak barang-barang mudah terbakar di dapur. Kegiatan ini dilakukan secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat kondisi COVID-19.
"Kegiatan PGN CARE diharapkan dapat meningkatkan penerapan keselamatan di lingkungan rumah tangga. Nantinya ibu-ibu yang hadir maupun peserta lainnya bisa menerapkan di rumah dan info tentang keamanan dibagikan dengan keluarga, sehingga satu sama lain dalam keluarga memiliki pemahaman yang sama mengenai keamanan di rumah," ujar Group Head PGN Sales Operation Region 1 Sumatera, Afdal melalui keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Lebih lanjut, Afdal menjelaskan bahwa kebakaran dapat berpotensi terjadi di lingkungan rumah tangga, di mana kaebakaran bisa terjadi dari berbagai sumber diantaranya listrik dan gas yang biasa dipakai di dapur. Maka dari itu, perlu dilakukan edukasi pemahaman kepada masyarakat terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
"Dengan sosialiasi tentang keamanan ini, dapat meningkatkan penerapan keselamatan di lingkungan rumah tangga. Serta apabila terjadi kebakaran dapat dilakukan penanggulangan secara cepat dan aman," imbuh Afdal.
Lihat Juga :