Pembentukan Holding Ultra Mikro, DPR Harap Ekosistem Usaha Rakyat Berkembang
Selasa, 09 Februari 2021 - 23:47 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Deddy berharap, melalui pembentukan holding ini diharapkan BRI dapat menjadi lokomotif bagi pengembangan pelaku usaha UMi agar dapat naik kelas dan bank-able.
Selama ini, transaksi bisnis PT Pegadaian dan PT PNM belum menggunakan fasilitas perbankan dan umumnya bersifat tunai, sehingga kurang mendorong meningkatnya literasi keuangan dan akses terhadap layanan keuangan perbankan.
"Dengan adanya holding maka biaya operasional Pegadaian dan PNM dipastikan berkurang signifikan karena biaya-biaya kantor, aset, integrasi dan pengembangan IT bisa satu pintu. Dengan demikian, akan terbentuk sebuah ekosistem pembiayaan dan pelayanan terhadap nasabah pelaku usaha UMi oleh Pegadaian dan PMN menjadi lebih efisien, luas dan berkesinambungan," terangnya.
(Baca juga: Duh! Pertumbuhan Laba Bersih Perbankan 2020 Terkontraksi -33% )
Deddy pun mengutip data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai tingginya jumlah pelaku usaha UMi yang belum terlayani lembaga keuangan formal, yakni mencapai 65% dari jumlah yang ada.
Dengan adanya holding ini, diharapkan pada 2024 jumlah pelaku usaha UMi yang dapat mengakses fasilitas pembiayaan mencapai 29 juta pelaku usaha. Untuk itu, diharapkan pembentukan holding ini bisa berlangsung baik.
"Jangan sampai ada guncangan atau PHK, sosialisasi dan mitigasi masalah dalam rangka integrasi bisnis harus berjalan dengan baik," ujarnya.
Selama ini, transaksi bisnis PT Pegadaian dan PT PNM belum menggunakan fasilitas perbankan dan umumnya bersifat tunai, sehingga kurang mendorong meningkatnya literasi keuangan dan akses terhadap layanan keuangan perbankan.
"Dengan adanya holding maka biaya operasional Pegadaian dan PNM dipastikan berkurang signifikan karena biaya-biaya kantor, aset, integrasi dan pengembangan IT bisa satu pintu. Dengan demikian, akan terbentuk sebuah ekosistem pembiayaan dan pelayanan terhadap nasabah pelaku usaha UMi oleh Pegadaian dan PMN menjadi lebih efisien, luas dan berkesinambungan," terangnya.
(Baca juga: Duh! Pertumbuhan Laba Bersih Perbankan 2020 Terkontraksi -33% )
Deddy pun mengutip data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai tingginya jumlah pelaku usaha UMi yang belum terlayani lembaga keuangan formal, yakni mencapai 65% dari jumlah yang ada.
Dengan adanya holding ini, diharapkan pada 2024 jumlah pelaku usaha UMi yang dapat mengakses fasilitas pembiayaan mencapai 29 juta pelaku usaha. Untuk itu, diharapkan pembentukan holding ini bisa berlangsung baik.
"Jangan sampai ada guncangan atau PHK, sosialisasi dan mitigasi masalah dalam rangka integrasi bisnis harus berjalan dengan baik," ujarnya.
Lihat Juga :