Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Generasi Muda Kreatif Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 10 Februari 2021 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
CEO BOS Foundation, Jamartin Sihite menyatakan, BOS Foundation selalu percaya bahwa konservasi adalah upaya bersama dan dengan keikutsertaan generasi muda, terutama dalam kegiatan peningkatan pengetahuan melalui kegiatan ini. “Kami percaya keberlanjutan program konservasi orangutan dan habitatnya akan selalu terjaga,” katanya.
Saat ini populasi Orangutan, di Kalimantan dan Sumatera terus mengalami penurusan secara cepat, lebih dari 50%, saat ini dari 230.000 menjadi 100.000 jumlahnya. Sementara, keberadaan Orangutan sangatlah dibutuhkan untuk kelangsungan ekosistem hutan yang baik.
(Baca juga:Kawanan Anakan Orangutan, Sensasi Tersendiri di Taman Nasional Tanjung Puting)
Orangutan memegang peranan yang sangat penting sebagai spesies di hutan. Jika tak ada orangutan, tidak ada penjaga hutan. “Tidak ada hutan, maka tidak ada oksigen alami yang dibutuhkan untuk semua makhluk hidup. Untuk itu, perlu kerja sama dari berbagai pihak untukberperan aktif dalam melindungi orangutan dan habitatnya,” katanya.
Aimee Sukesna, Head of UniSadhuGuna BSD Campus mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengetuk hati dan peran serta seluruh masyarakat yang hadir untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan dana bantuan sebagai bentuk donasi yang diperuntukkan untuk dukungan terhadap BOS Foundation.
(Baca juga:Disita di Thailand, 2 Orangutan Sumatera Dikembalikan ke Jambi)
Seluruh karya yang dihasilkan merupakan bentuk ekspresi siswa/i kami dalam menceritakan kepada dunia bahwa generasi mereka mampu menjadi roda penggerak bagi generasi selanjutnya untuk peduli akan isu perubahan iklim, hak-hak binatang dan pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan ini para siswa UniSadhuGuna melakukan beragam kegiatan kreatifitas yang terdiri dari fashion show, graphic design (Showcase), Music Composing (Showcase), Sustainable business ideas (session).
Saat ini populasi Orangutan, di Kalimantan dan Sumatera terus mengalami penurusan secara cepat, lebih dari 50%, saat ini dari 230.000 menjadi 100.000 jumlahnya. Sementara, keberadaan Orangutan sangatlah dibutuhkan untuk kelangsungan ekosistem hutan yang baik.
(Baca juga:Kawanan Anakan Orangutan, Sensasi Tersendiri di Taman Nasional Tanjung Puting)
Orangutan memegang peranan yang sangat penting sebagai spesies di hutan. Jika tak ada orangutan, tidak ada penjaga hutan. “Tidak ada hutan, maka tidak ada oksigen alami yang dibutuhkan untuk semua makhluk hidup. Untuk itu, perlu kerja sama dari berbagai pihak untukberperan aktif dalam melindungi orangutan dan habitatnya,” katanya.
Aimee Sukesna, Head of UniSadhuGuna BSD Campus mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengetuk hati dan peran serta seluruh masyarakat yang hadir untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan dana bantuan sebagai bentuk donasi yang diperuntukkan untuk dukungan terhadap BOS Foundation.
(Baca juga:Disita di Thailand, 2 Orangutan Sumatera Dikembalikan ke Jambi)
Seluruh karya yang dihasilkan merupakan bentuk ekspresi siswa/i kami dalam menceritakan kepada dunia bahwa generasi mereka mampu menjadi roda penggerak bagi generasi selanjutnya untuk peduli akan isu perubahan iklim, hak-hak binatang dan pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan ini para siswa UniSadhuGuna melakukan beragam kegiatan kreatifitas yang terdiri dari fashion show, graphic design (Showcase), Music Composing (Showcase), Sustainable business ideas (session).
(dar)
Lihat Juga :