Ratusan Tenaga Medis Gugur Akibat Covid-19, Erick Thohir Sampaikan Duka Mendalam
Kamis, 11 Februari 2021 - 19:45 WIB
loading...
Ilustrasi tenaga medis. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan duka mendalam bagi tenaga kesehatan yang gugur akibat terinfeksi Covid-19. Dia juga mengapresiasi dedikasi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Covid-19.
"Duka saya yang mendalam kepada para dokter dan tenaga penunjang yang telah mendahului kita karena terinfeksi Covid-19, serta apresiasi saya terhadap dedikasi dan ketangguhan para anggota PDGI di masa yang menantang saat ini," ujar Erick Kamis (11/2/2021).
Per Kamis 28 Januari 2021 Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut sebanyak 647 tenaga kesehatan di Indonesia yang meninggal dunia. Rinciannya, 289 dokter, 27 dokter gigi, 221 perawat, 84 bidan, 11 apoteker, dan 15 tenaga lab medik.
(Baca juga: 814.000 Tenaga Kesehatan di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19 )
Tak hanya itu, Mantan Bos Inter Milan itu juga mengapresiasi seluruh kelompok masyarakat yang telah berkontribusi dan menginisiasi pencegahan penyebaran virus Corona.
"Juga bagi mereka yang turut berkontribusi dalam upaya sosialisasi, penyuluhan, dan berbagai inisiatif dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 ini," kata dia.
Pemerintah menetapkan tambahan anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebesar Rp533 triliun. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini.
"Duka saya yang mendalam kepada para dokter dan tenaga penunjang yang telah mendahului kita karena terinfeksi Covid-19, serta apresiasi saya terhadap dedikasi dan ketangguhan para anggota PDGI di masa yang menantang saat ini," ujar Erick Kamis (11/2/2021).
Per Kamis 28 Januari 2021 Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut sebanyak 647 tenaga kesehatan di Indonesia yang meninggal dunia. Rinciannya, 289 dokter, 27 dokter gigi, 221 perawat, 84 bidan, 11 apoteker, dan 15 tenaga lab medik.
(Baca juga: 814.000 Tenaga Kesehatan di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19 )
Tak hanya itu, Mantan Bos Inter Milan itu juga mengapresiasi seluruh kelompok masyarakat yang telah berkontribusi dan menginisiasi pencegahan penyebaran virus Corona.
"Juga bagi mereka yang turut berkontribusi dalam upaya sosialisasi, penyuluhan, dan berbagai inisiatif dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 ini," kata dia.
Pemerintah menetapkan tambahan anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebesar Rp533 triliun. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini.
Lihat Juga :