Industri Asuransi Jiwa Syariah 'Ngiler' dengan BSI

Senin, 15 Februari 2021 - 17:15 WIB
loading...
Industri Asuransi Jiwa...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Bidang Pengembangan Industri Asuransi Jiwa Syariah Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Haryo Pamungkas mengaku terpacu melihat suksesnya merger bank syariah yang menghasilkan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dia mengatakan industri asuransi jiwa syariah sejujurnya juga membutuhkan satu perusahaan skala besar. Sehingga pelaku asuransi syariah dapat berkompetisi dengan kompetitor dari konvensional. ( Baca juga:Dicek Bunda, BLT Rp2,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos )

"Tapi soal merger kita kembalikan ke pelaku industri karena sampai sekarang belum ada dorongan pemerintah seperti Kementerian BUMN di BSI," ujar Haryo saat sesi webinar hari ini (15/2) di Jakarta.

Dia mengaku kehadiran BSI memicu semangat ekonomi syariah, khususnya industri asuransi jiwa syariah. Menurutnya, saat ini pelaku industri asuransi syariah harus melakukan banyak sinergi yang bisa didapatkan bersama BSI. "Tentu muncul peluang baru dari BSI yang bisa kita penuhi dari lini asuransi jiwa," katanya.

AASI mencatat hingga Desember 2020, nilai kontribusi industri asuransi syariah mencapai Rp17,3 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 3,8% (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan catatan Desember 2019 senilai Rp16,7 triliun. ( Baca juga:Masih Mengenakan Seragam Dinas, Camat di Gresik Diborgol dan Dijebloskan Penjara )

Industri asuransi syariah menutup 2020 dengan perolehan laba Rp792 miliar, menurun hingga 80,5% (yoy) dibandingkan dengan 2019 senilai Rp4,07 Triliun. Namun, Haryo menilai kondisi profit tetap menjadi kabar baik bagi industri di tengah pandemi.

"Aset sendiri sepanjang 2020 masih relatif berada di angka yang stabil, sementara kontribusi bruto meningkat dibandingkan dengan 2019 lalu. Laba industri juga masih menunjukkan kinerja yang positif pada 2020," ujar Haryo.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Siap Hadapi Tantangan...
Siap Hadapi Tantangan Global, Perusahaan Penjaminan Ini Buktikan Tata Kelola yang Sehat dan Resilien
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Perkuat Layanan Nasabah,...
Perkuat Layanan Nasabah, Manulife Indonesia Buka Kantor GA WE AGENCY
Rekomendasi
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
Terungkap! Ratu Camilla...
Terungkap! Ratu Camilla Ternyata Masih Kerabat Madonna dan Celin Dion
Berita Terkini
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved