Pegadaian Dinilai Cocok Menjadi Perusahaan Mandiri

Senin, 15 Februari 2021 - 17:35 WIB
loading...
Pegadaian Dinilai Cocok...
Memiliki bisnis yang memudahkan masyarakat hingga pelosok pegadaian dinilai cocok jadi perusahaan mandiri. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai layak menjadi perusahaan yang mandiri. Serikat Pekerja PT Pegadaian mengungkapkan, bisa menerima rencana pemerintah untuk melakukan sinergi ultra mikro namun bukan dalam bentuk penggabungan.

(Baca Juga : Gabungin BRI-PNM serta Pegadaian, Sri Mulyani Bidik 29 Juta Nasabah )

"Pegadaian itu perusahaaan sehat, (segmennya) sangat spesifik dengan kultur nasabah yang berbeda. Dengan melayani seluruh lapisan masyarakat sampai pelosok desa," kata Ketua DPP Serikat Pekerja PT Pegadaian Ketut Suhardiyono dalam keterangan tertulisnya Senin (15/2/2020). Pegadaian memiliki peranan penting dalam mendukung ekonomi kerakyatan, karena ikut melayani masyarakat yang tidak bisa dilayani bank. Sehingga dapat membantu mencegah masyarakat terhindar dari jeratan rentenir.

(Baca Juga : Berbekal Beragam Teknologi Digital, Pegadaian Disiapkan Jadi Pelopor Revolusi Industri 4.0 )

Menurut anggota SP Pegadaian Joko Mulyono, apabila posisi Pegadaian berubah tidak berdiri mandiri dan menjadi salah satu anak perusahaan BUMN lain, dikhawatirkan menimbulkan potensi bisnis yang tidak lagi fokus pada bidang gadai. Dia menilai, Pegadaian memiliki fokus bisnis gadai sejak berdiri pada 1901 atau selama 119 tahun. Pegadaian dinilasi sebagai perusahaan warisan sejarah (heritage company) yang perlu dilindungi keberlangsungan serta kemandiriannya.

(Baca Juga : MUI Keluarkan Fatwa Haram, Tengku Zul: Masih Mau Jadi Buzzer? )

"Melakukan privatisasi, akuisisi, merger atau yang sejenisnya dan mengubah fokus bidang usaha dari tujuan semula akan berakibat negara dapat kehilangan salah satu dari sedikit BUMN yang memiliki sejarah panjang dan menyandang status sebagai heritage company," ujar Joko. Dia memaparkan, Pegadaian merupakan perusahaan dengan lini usaha yang unik sehingga membuat perusahaan ini bisa bertahan hingga ratusan tahun dengan melewati berbagai macam masa dan krisis yang melanda. Selain itu, tidak ada lembaga kredit yang dapat menerima barang jaminan mulai dari kain, sarung, gerabah, elektronik, peralatan rumah tangga, dan barang bergerak lainnya selain Pegadaian.

(Baca Juga : Skak Fahri Ketika Staf Ahli Kominfo Ngaku Juga Takut Buzzer )

Pegadaian juga disebut memiliki prosedur yang tidak menyulitkan dan menyesuaikan kondisi masyarakat kecil. Meski penyaluran kredit bernilai kecil memakan biaya yang lebih besar dibandingkan penyaluran kredit dengan nilai yang tinggi. ''Tetapi Pegadaian tetap mengenakan tarif sewa modal yang kecil pada kredit yang lebih kecil,''urainya.
(ton)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Wujudkan Satu Ketulusan,...
Wujudkan Satu Ketulusan, Rohis Pegadaian Distribusikan 4.500 Paket Daging Kurban
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Awal 2026 yang Gemilang,...
Awal 2026 yang Gemilang, Pegadaian Buktikan Komitmen 'MengEMASkan Indonesia'
Sokong Asta Cita, PT...
Sokong Asta Cita, PT Pegadaian Siap Jadi Motor Utama Bank Emas Indonesia
Wujud Kepedulian, Pegadaian...
Wujud Kepedulian, Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor Cisarua
Jobseeker Mari Merapat,...
Jobseeker Mari Merapat, Ini Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen
Peduli Korban Bencana...
Peduli Korban Bencana Sumatera, 98 Resolution Network dan Pegadaian Gelar Aksi Sosial
Rekomendasi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
3 Pemain Timnas Indonesia...
3 Pemain Timnas Indonesia yang Menjadi Prajurit TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved