Lebih Hemat, Petani Bawang di Bone Manfaatkan Listrik Kendalikan Hama

Selasa, 16 Februari 2021 - 11:18 WIB
loading...
Lebih Hemat, Petani...
PLN terus mendorong program-program elektrifikasi yang dapat meningkatkan produktivitas di sektor pertanian. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Listrik kini tidak hanya bermanfaat sebagai alat penerangan, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas di bidang pertanian. Hal tersebut dibuktikan oleh petani bawang yang berada di Desa Telle, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Salah satu petani bawang Desa Telle, Imam yang tergabung dalam Kelompok Tani Pelita menemukan inovasi unik untuk mengusir hama dari kebun miliknya. Berbeda dengan cara petani kebanyakan yang menggunakan pestisida untuk mengusir hama, dirinya menggunakan lampu pengusir hama dan lampu penarik hama.

“Setiap lampu diatur posisinya disetiap sudut kebun bawang. Lampu-lampu yang dinyalakan tersebut akan menggiring hama ke jebakan perangkap yang telah kami siapkan,” tutur Imam.

Dia menambahkan masalah utama usaha tani bawang merah adalah tingginya risiko kegagalan panen karena lingkungan yang kurang menguntungkan, terutama serangan hama dan penyakit. Keberadaan hama dan penyakit tersebut menyebabkan petani menggunakan pestisida secara berlebihan.

Petani beranggapan keberhasilan usaha tani ditentukan oleh keberhasilan pengendalian hama dan penyakit, yaitu dengan meningkatkan takaran, frekuensi dan komposisi jenis campuran pestisida yang digunakan. Akibatnya biaya untuk pertanian bawang merah semakin tinggi dan keuntungan yang diperoleh petani menjadi tidak seimbang

Baca Juga: Tak Sekadar Terang, Berkat PLN Produksi Petani Bawang Sulsel Meningkat

“Dulu menggunakan pestisida itu bisa menghabiskan biaya sebesar 10 juta rupiah dalam satu hektar. Namun setelah menggunakan lampu pengusir hama, biaya yang kami keluarkan sebulan hanya sebesar 2 juta untuk satu hektar. Artinya dengan listrik kami hemat 8 juta rupiah,” tambah Imam.

Tidak hanya soal uang, dampak lain penggunaan pestisida yang berlebihan, dalam jangka panjang juga tidak ramah lingkungan, yaitu bisa menyebabkan ledakan dari hama sekunder dan juga mengganggu ekosistem di sekitar pertanian.

“Pakai lampu dan listrik PLN ini tentu konsep pertanian kami menjadi lebih ramah lingkungan,”ujar Imam.

General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid menyampaikan melalui program Electrifying Agriculture, PLN terus mendorong program-program elektrifikasi yang dapat meningkatkan produktivitas di sektor pertanian.

“Semangat Transformasi kami mengarah kepada motto PLN , yaitu bahwa listrik harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas yang membawa dampak baik bagi masyarakat, serta mendukung lingkungan yang lebih ramah,” pungkas Awal.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemprov Babel Bantu Petani Bawang Merah
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
72 Ton Impor Bawang...
72 Ton Impor Bawang Bombai Ilegal Terungkap, Mentan Amran: Tak Boleh Kompromi
Petani Bawang Brebes...
Petani Bawang Brebes Mengeluhkan Masuknya Bawang Bombai Mini Tanpa Izin
Ekspor Bawang Goreng...
Ekspor Bawang Goreng lewat Upland Project Kementan Buka Pintu Awal Beri Kesejahteraan Petani
Demplot Bikin Petani...
Demplot Bikin Petani Bawang Merah Kian Semringah
Panen Mulai Marak, Harga...
Panen Mulai Marak, Harga Bawang Merah akan Kembali Normal
Sentra Komoditas, Fasilitas...
Sentra Komoditas, Fasilitas ECF Brebes Kumpulkan dan Sortir Hasil Panen Bawang Merah
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Delegasi 20 Negara Kunjungi...
Delegasi 20 Negara Kunjungi Bandung, Pelajari Inovasi Budidaya Bawang Merah
Dampingi Panen 50 Ton...
Dampingi Panen 50 Ton Bawang, Legislator Partai Perindo Mesak Mbura Komitmen Sejahterakan Petani Kupang
Rekomendasi
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved