Sri Mulyani Sebut Pemerintah Terus Berupaya Sediakan Air Bersih
Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, penandatanganan perjanjian KPBU SPAM Regional Jatiluhur I merupakan proyek KPBU pertama untuk SPAM regional yang menjadi kewenangan Pusat. Proyek KPBU SPAM regional Jatiluhur 1 akan menyediakan air minum curah sebanyak 4.750 liter per detik kepada 4 wilayah.
Provinsi DKI Jakarta sebesar 4.000 liter per detik, Kota Bekasi sebesar 300 liter per detik, Kabupaten Bekasi 100 liter per detik, dan Kabupaten Karawang 350 liter per detik. Total investasi dari proyek KPBU ini sebesar Rp1,7 triliun dengan masa kerja sama selama 30 tahun yang terdiri dari 2,5 tahun masa konstruksi dan 27,5 setengah tahun masa operasi.
Sebagai tindak lanjut dari penetapan pemenang konsorsium pemenang lelang, telah dibentuk badan usaha pelaksana atau BUP, yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur. Target dimulai konstruksi yaitu kuartal III tahun 2021 dan direncanakan untuk beroperasi pada kuartal pertama tahun 2024.
Tiga dokumen yang ditandatangani pada acara tersebut, yaitu dokumen perjanjian KPBU antara PJPK yang dalam hal ini dilimpahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Direktur Jenderal Cipta Karya dengan BUP, yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur. ( Baca juga:Sejarah Google yang Hebat Dibangun dari Komputer Bekas dan Diskonan )
Kedua, dokumen perjanjian penjaminan antara BUP PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur dengan badan usaha penjamin yaitu PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Ketiga, dokumen perjanjian regres antara Menteri PUPR dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.
Provinsi DKI Jakarta sebesar 4.000 liter per detik, Kota Bekasi sebesar 300 liter per detik, Kabupaten Bekasi 100 liter per detik, dan Kabupaten Karawang 350 liter per detik. Total investasi dari proyek KPBU ini sebesar Rp1,7 triliun dengan masa kerja sama selama 30 tahun yang terdiri dari 2,5 tahun masa konstruksi dan 27,5 setengah tahun masa operasi.
Sebagai tindak lanjut dari penetapan pemenang konsorsium pemenang lelang, telah dibentuk badan usaha pelaksana atau BUP, yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur. Target dimulai konstruksi yaitu kuartal III tahun 2021 dan direncanakan untuk beroperasi pada kuartal pertama tahun 2024.
Tiga dokumen yang ditandatangani pada acara tersebut, yaitu dokumen perjanjian KPBU antara PJPK yang dalam hal ini dilimpahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Direktur Jenderal Cipta Karya dengan BUP, yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur. ( Baca juga:Sejarah Google yang Hebat Dibangun dari Komputer Bekas dan Diskonan )
Kedua, dokumen perjanjian penjaminan antara BUP PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur dengan badan usaha penjamin yaitu PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Ketiga, dokumen perjanjian regres antara Menteri PUPR dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.
(uka)
Lihat Juga :