Laba Bersih Naik 50%, Bank Mega Sebar Dividen Rp2,1 Triliun

Jum'at, 19 Februari 2021 - 22:02 WIB
loading...
Laba Bersih Naik 50%,...
RUPST PT Bank Mega Tbk (MEGA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2,1 triliun. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Bank Mega Tbk (MEGA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2,1 triliun atau 69,76% dari laba bersih perseroan sepanjang tahun lalu yang mencapai Rp3,01 triliun. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mega Tbk.

“Bank Mega mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 50,21% pada tahun buku 2020 menjadi sebesar Rp3,01 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp2 triliun. Berdasarkan hasil RUPST tahunan ini, laba bersih tersebut telah ditetapkan penggunaannya. Sebesar Rp2,1 triliun akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai,” kata Wakil Komisaris Utama Bank Mega Yungky Setiawan dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga : Menteri Erick Pede Setoran Dividen BUMN 2021 Capai 50 Persen

Sementara itu, sebesar Rp11,31 juta disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas (UUPT) yang mewajibkan perusahaan menyisihkan sejumlah dana dari laba bersih setiap tahun buku sebagai cadangan perusahaan jika perusahaan punya laba positif.

“Sedangkan sisanya, sebesar Rp908,3 miliar akan dibukukan sebagai saldo laba,” tambah Yungky.

Selain membagikan dividen, RUPST Bank Mega juga memutuskan untuk menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 lalu, yang terdiri dari laporan pengurus perseroan, laporan keuangan perseroan, laporan pengawasan dewan komisaris perseroan.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui laporan rencana aksi keuangan berkelanjutan, penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan melakukan audit atas laporan keuangan perseroan tahun buku 2021, penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi dewan komisaris dan direksi untuk 2021, persetujuan pengkinian rencana aksi (recovery plan) perseroan perubahan anggaran dasar perseroan.

Untuk diketahui, laba bersih Bank Mega sebesar Rp3,1 triliun ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 9% menjadi Rp3,9 triliun dari posisi 2019 sebesar Rp3,58 triliun.

Baca Juga : Kalbe Farma Tuntaskan Pembagian Dividen Rp281,3 Miliar

Selain itu pendapatan jasa (fee based income) perseroan juga turut andil dalam menyumbang kenaikan laba, dimana terjadi kenaikan sebesar 26% menjadi Rp2,9 triliun dari posisi 2019 sebesar Rp2,3 triliun.

Total aset Bank Mega mencapai Rp112,2 triliun atau naik 11% dibanding 2019 sebesar Rp100,8 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 9% menjadi Rp79,19 triliun dari posisi 2019 sebesar Rp72,8 triliun.

Permodalan Bank Mega juga semakin kokoh yang tercermin dari rasio permodalan (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 31,04%, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 23,68%.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Jasa Marga Tebar Dividen...
Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Catat Kapan Cairnya
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Selain Bagikan Dividen,...
Selain Bagikan Dividen, RUPST Telkom juga Putuskan Perombakan Direksi dan Komisaris
Indonesia Re Raih Most...
Indonesia Re Raih Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance 2025
Mulia Boga Raya (KEJU)...
Mulia Boga Raya (KEJU) Tebar Dividen Tunai Rp73,12 Miliar
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved