Kalbe Farma Tuntaskan Pembagian Dividen Rp281,3 Miliar
Rabu, 23 Desember 2020 - 20:17 WIB
loading...
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Rabu (23/12/2020). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) telah membagikan dividen interim sebesar Rp281,3 miliar kepada pemegang saham pada tanggal 18 Desember 2020, sehingga setiap saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp6.
Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan menuju penghujung tahun 2020, perseroan optimis dengan posisi keuangan yang sehat. Hingga September 2020, perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp17,10 triliun atau naik 1,6% secara tahunan. Kenaikan pendapatan KLBF ditopang oleh peningkatan penjualan segmen produk kesehatan, nutrisi, dan distribusi logistik.
Baca Juga : Pertajam Taji Industri Farmasi dan Alat Kesehatan
“Dengan penuh kehati-hatian menyongsong tahun 2021, kami akan memiliki optimisme yang tetap dijaga, terus mencoba dan mengikuti pemulihan ekonomi secara bertahap yang dilakukan oleh pemerintah. Diharapkan tahun 2021 akan lebih baik dari tahun 2020,” kata dia dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Rabu (23/12/2020).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham Kalbe Farma menerima pengunduran diri Ongkie Tedjasurja dari jajaran direksi perusahaan. Sebelumnya, Ongkie menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) alias Direktur Pemasaran. Dengan demikian, saat ini, hanya ada lima orang yang menduduki kursi dewan direksi Kalbe Farma. Sementara untuk dewan komisaris, tidak ada perubahan dalam jumlah dan susunannya.
Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan menuju penghujung tahun 2020, perseroan optimis dengan posisi keuangan yang sehat. Hingga September 2020, perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp17,10 triliun atau naik 1,6% secara tahunan. Kenaikan pendapatan KLBF ditopang oleh peningkatan penjualan segmen produk kesehatan, nutrisi, dan distribusi logistik.
Baca Juga : Pertajam Taji Industri Farmasi dan Alat Kesehatan
“Dengan penuh kehati-hatian menyongsong tahun 2021, kami akan memiliki optimisme yang tetap dijaga, terus mencoba dan mengikuti pemulihan ekonomi secara bertahap yang dilakukan oleh pemerintah. Diharapkan tahun 2021 akan lebih baik dari tahun 2020,” kata dia dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Rabu (23/12/2020).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham Kalbe Farma menerima pengunduran diri Ongkie Tedjasurja dari jajaran direksi perusahaan. Sebelumnya, Ongkie menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) alias Direktur Pemasaran. Dengan demikian, saat ini, hanya ada lima orang yang menduduki kursi dewan direksi Kalbe Farma. Sementara untuk dewan komisaris, tidak ada perubahan dalam jumlah dan susunannya.
Lihat Juga :