Program Customer Centric Besutan Pupuk Indonesia Permudah Akses Petani Terhadap Produk Berkualitas

Sabtu, 20 Februari 2021 - 21:15 WIB
loading...
Program Customer Centric...
foto/dok
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menjalankan program transformasi bisnis untuk menjadi perusahaan yang lebih fokus dalam memperhatikan kebutuhan dan keinginan pelanggan, khususnya petani di seluruh Indonesia. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal menyampaikan hal tersebut saat melakukan kegiatan pengenalan produk retail Pupuk Indonesia Group di Sragen dan Boyolali (19/2).

“Kami baru saja meluncurkan program Customer Centric, dan konsep dari program tersebut adalah bagaimana kita bisa lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada petani dengan menjamin ketersediaan produk-produk retail kami di kios-kios,” jelas Gusrizal, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/2/2021). ( Baca juga:Memilukan, Petani Kopi Ini Lumpuh Setelah Kakinya Diserang Tumor Ganas )

Dalam kegiatan di Jawa Tengah, sebagai bagian dari inisiatif Program Customer Centric, Pupuk Indonesia mendorong petani untuk memanfaatkan pupuk non-subsidi guna lebih meningkatkan kualitas dan hasil panen mereka. “Kami mencoba mengakomodasi kebutuhan petani yang belum terdaftar di e-RDKK atau mungkin membutuhkan jumlah yang lebih besar dibandingkan dosis yang mereka terima selama ini,” jelas Gusrizal.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan pupuk non-subsidi memberikan pilihan lebih beragam bagi petani. Komposisi yang ditawarkan pun lebih beragam sehingga petani dapat menyesuaikan dengan kebutuhan tanaman, pemupukan yang lebih akurat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas.

Kunci keberhasilan program ini, menurut Gusrizal, terletak pada kemitraan yang baik dengan distributor dan kios. “Ke depan kami akan membangun distributor excellence, memperkuat hubungan dengan distributor, kios dan petani, membangun kolaborasi, membangun digitalisasi yang terintegrasi dan pelayanan yang unggul serta cepatnya tanggapan pada saat muncul kendala,” papar Gusrizal. ( Baca juga:YLKI Minta Gratiskan Tol yang Kebanjiran )

Lebih lanjut, Gusrizal menyatakan bahwa jumlah stok pupuk non-subsidi di Provinsi Jawa Tengah saat ini mencapai 13.404 ton. Adapun rincian pupuk non-subsidi yang disiapkan di Jawa Tengah terdiri atas 8.430 ton pupuk urea, 4.933 ton pupuk NPK, dan 41 ton pupuk ZA.

Selain itu, jumlah stok pupuk bersubsidi di Provinsi Jawa Tengah saat ini mencapai 160.737 ton, melebihi kapasitas minimum gudang sebesar 223%. Rincian dari stok pupuk bersubsidi tersebut adalah 19.921 ton pupuk urea, 36.520 ton pupuk NPK, 16.053 ton pupuk SP-36, 20.005 ton pupuk ZA, dan 8.238 ton pupuk organik. Secara keseluruhan, stok pupuk yang tersedia mencukupi kebutuhan hingga dua minggu ke depan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved