Prospek Industri Nikel Akan Stabil dalam Jangka Pendek Menengah
Senin, 22 Februari 2021 - 14:55 WIB
loading...
Prospek industri nikel di Indonesia diperkirakan stabil dalam jangka pendek ke menengah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Prospek industri nikel di Indonesia diperkirakan stabil dalam jangka pendek ke menengah. Hal ini didukung oleh kombinasi dari permintaan yang tinggi untuk stainless steel dan baterai kendaraan listrik dalam jangka menengah.
Baca Juga: Industri Hilirisasi Nikel Dinilai Belum Siap
"Menurut pandangan kami, ini didukung oleh kombinasi dari permintaan yang tinggi terhadap berbagai produk nikel untuk memenuhi kebutuhan global terhadap stainless steel dan juga baterai kendaraan listrik dalam jangka menengah, serta posisi Indonesia sebagai produsen terbesar nikel primer," ujar Analis PT Pefindo Martin Pandiangan pada Market Review IDX Channel, Senin (22/2/2021).
Martin melanjutkan, dorongan dalam bentuk regulasi pemerintah untuk menciptakan industri hilir nikel juga menegaskan bahwa industri nikel domestik adalah salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Kami memandang posisi Indonesia dalam pasar nikel global adalah penting, mengingat Indonesia berada di jalur yang tepat saat ini untuk menggantikan China sebagai produsen nickel pig iron (NPI) terbesar di dunia dengan cakupan 27% terhadap pasar global," jelasnya.
Baca Juga: Industri Hilirisasi Nikel Dinilai Belum Siap
"Menurut pandangan kami, ini didukung oleh kombinasi dari permintaan yang tinggi terhadap berbagai produk nikel untuk memenuhi kebutuhan global terhadap stainless steel dan juga baterai kendaraan listrik dalam jangka menengah, serta posisi Indonesia sebagai produsen terbesar nikel primer," ujar Analis PT Pefindo Martin Pandiangan pada Market Review IDX Channel, Senin (22/2/2021).
Martin melanjutkan, dorongan dalam bentuk regulasi pemerintah untuk menciptakan industri hilir nikel juga menegaskan bahwa industri nikel domestik adalah salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Kami memandang posisi Indonesia dalam pasar nikel global adalah penting, mengingat Indonesia berada di jalur yang tepat saat ini untuk menggantikan China sebagai produsen nickel pig iron (NPI) terbesar di dunia dengan cakupan 27% terhadap pasar global," jelasnya.
Lihat Juga :