Rumah Potong Ayam Beroperasi, WMMU Siap Pacu Produksi
Senin, 22 Februari 2021 - 22:27 WIB
loading...
Ilustrasi/Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Emiten peternakan PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) telah merampungkan rumah potong ayam (RPA) dengan kapasitas produksi sebanyak 12.000 ekor ayam per jam. Beroperasinya RPA ini sejalan dengan strategi usaha perseroan yang fokus pada segmen rumah potong ayam.
Direktur Utama Widodo Makmur Unggas, Ali Mas'adi, mengatakan RPA baru perseroan akan memproduksi ayam 10 kali lebih banyak daripada RPA WMU terdahulu. Diketahui, RPA WMU terdahulu berada di Jambakan Jawa Tengah memiliki kapasitas produksi 1.500 ekor ayam per jam atau setara 6.500 ton ayam per tahun. Sementara RPA baru WMU yang terletak di Wonogiri ini diproyeksikan mampu memotong 50,4 juta ekor per tahunnya.
Baca Juga : Catat Rekor, Penjualan ORI019 Lampaui Rp26 Triliun
Pemfokusan strategi usaha pada segmentasi RPA sendiri salah satunya didukung oleh baiknya kinerja karkas yang menjadi sumber tertinggi laba perusahaan.
Per 30 Juni 2020 lalu (audited), produk Carcass atau Karkas menjadi produk dengan penjualan tertinggi Perseroan, dengan total penjualan sekitar Rp446 miliar atau sekitar 87,7% dari seluruh total penjualan Perseroan, yaitu sekitar Rp508 miliar. Adapun Per 30 Juni 2020, Perseroan mampu memproduksi Karkas hingga 16 ribu ton.
“Beroperasinya RPA baru WMU ini siap dorong total produksi RPA WMU hingga 110.740 ton di tahun 2021,” kata Ali di Jakarta, Senin (22/02/2021).
WMU optimis untuk terus torehkan kinerja yang positif di tahun 2021 sebagaimana perusahaan berhasil mempertahankan kinerja positif di tahun 2020. Tercatat di Desember 2020, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun (unaudited). Jumlah ini meningkat tajam dari capaian pendapatan perusahaan di tahun 2019 senilai Rp576,72 miliar.
Direktur Utama Widodo Makmur Unggas, Ali Mas'adi, mengatakan RPA baru perseroan akan memproduksi ayam 10 kali lebih banyak daripada RPA WMU terdahulu. Diketahui, RPA WMU terdahulu berada di Jambakan Jawa Tengah memiliki kapasitas produksi 1.500 ekor ayam per jam atau setara 6.500 ton ayam per tahun. Sementara RPA baru WMU yang terletak di Wonogiri ini diproyeksikan mampu memotong 50,4 juta ekor per tahunnya.
Baca Juga : Catat Rekor, Penjualan ORI019 Lampaui Rp26 Triliun
Pemfokusan strategi usaha pada segmentasi RPA sendiri salah satunya didukung oleh baiknya kinerja karkas yang menjadi sumber tertinggi laba perusahaan.
Per 30 Juni 2020 lalu (audited), produk Carcass atau Karkas menjadi produk dengan penjualan tertinggi Perseroan, dengan total penjualan sekitar Rp446 miliar atau sekitar 87,7% dari seluruh total penjualan Perseroan, yaitu sekitar Rp508 miliar. Adapun Per 30 Juni 2020, Perseroan mampu memproduksi Karkas hingga 16 ribu ton.
“Beroperasinya RPA baru WMU ini siap dorong total produksi RPA WMU hingga 110.740 ton di tahun 2021,” kata Ali di Jakarta, Senin (22/02/2021).
WMU optimis untuk terus torehkan kinerja yang positif di tahun 2021 sebagaimana perusahaan berhasil mempertahankan kinerja positif di tahun 2020. Tercatat di Desember 2020, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun (unaudited). Jumlah ini meningkat tajam dari capaian pendapatan perusahaan di tahun 2019 senilai Rp576,72 miliar.
Lihat Juga :