Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, RI Bisa Belajar dari 3 Negara Ini

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:35 WIB
loading...
Kembangkan Ekosistem...
Indonesia dinilai dapat belajar ke sejumlah negara yang pengembangan ekosistem kendaraan listriknya telah jauh lebih maju. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia mempunyai ambisi besar dalam membangun ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) . Untuk itu, pemerintah Indonesia dinilai dapat belajar dari negara pembanding, yaitu Norwegia, China, dan Amerika Serikat (AS).

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, ketiga negara tersebut dinilai memiliki tingkat adopsi kendaraan listriknya yang tinggi, dan mempertimbangkan beberapa faktor lainnya.

Baca Juga: Tak Masalah Tesla Pilih India, RI Bisa Tarik Investasi Calon Mitra Lainnya

"China dan Amerika Serikat telah sukses mencatatkan penjualan kendaraan listrik tertinggi, sedangkan Norwegia memiliki pangsa pasar kendaraan listrik terbesar di dunia," ujarnya dalam webinar Mengembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, Selasa (23/2/2021).

Dia menuturkan, secara global, perkembangan mobil listrik mengalami kenaikan pesat dalam satu dekade terakhir. Di tahun 2011, penjualan EV baru sekitar 0,1% dari total pangsa pasar dunia. Kemudian di tahun 2020 naik menjadi 4,4% dari total market share dengan jumlah kendaraan sudah mencapai 3,2 juta kendaraan yang dijual pada tahun 2020.

"Kenaikan dari tahun 2019 ke 2020 itu sampai 40%. Kalau kita lihat di 2020 adalah kondisi di mana sebenarnya pandemi Covid-19 membuat kontraksi penjualan kendaraan secara global sebesar 15% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi EV malah naik," tuturnya.

Baca Juga: Agar Sukses Tarik Investor Kendaraan Listrik, Pemerintah Diminta Konsisten

Menurut dia, kontribusi penjualan EV terbesar berasal dari tiga negara yaitu Norwegia, China, dan Amerika Serikat dimana China naik 5% dibandingkan tahun 2019, Eropa naik rata-rata 10%, dan Amerika Serikat naik 4%.

"Yang menarik sebenarnya Norwegia. Penjualan kendaraan listrik di Norwegia mencapai 54,3% pada tahun 2020 dari sebelumnya hanya 1% pada tahun 2011. Bahkan, Norwegia akan melarang penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil pada tahun 2024. Ini adalah sebuah hasil konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik," jelasnya.

Dia menambahkan, hingga hari ini, sudah ada 17 negara yang telah menetapkan untuk tidak lagi atau tidak mengizinkan penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil. "Jadi mereka sudah mempunyai rencana untuk melakukan itu. Tentunya penggunaan kendaraan listrik akan menurunkan emisi gas rumah kaca," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Resmikan SPKLU ke-5.000...
Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Berita Terkini
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Infografis
3 dari 4 Negara Musuh...
3 dari 4 Negara Musuh AS Paling Berbahaya Memiliki Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved