Vaksin Merah Putih Dikebut, Kuota Vaksin Impor Bisa Dikurangi di 2022
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru menginginkan agar vaksin Merah Putih diproduksi pada Desember atau akhir tahun 2021. "Saya perintahkan percepat produksi vaksin kita sendiri, vaksin Merah Putih. Tapi ini memerlukan waktu, mungkin baru akhir tahun Insha Allah bisa diproduksi," kata Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2021 di Istana Negara, Jakarta.
Menurut Jokowi saat ini pemerintah sedang berupaya keras memperoleh vaksin dari beberapa negara. Namun ia mengakui bahwa saat ini yang baru tiba di Indonesia hanya dari satu negara, yakni dari China.
"Tapi kita berusaha dari beberapa negara dan itu jadi rebutan 215 negara ini yang harus sadar tidak mudah mendapatkan vaksin sekarang ini," kata Jokowi.
(Baca juga: Ibunda Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Aula Ponpes di Majalengka )
Untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, vaksinasi harus dilakukan terhadap 80 persen penduduk atau 182 juta orang. "Artinya kita menyuntik 364 juta suntikan (satu orang dua kali disuntik). Ini bukan angka kecil. Karena angka ini akan menghasilkan kekebalan komunal herd immunity. Saya minta jajaran TNI-Polri untuk cepat bergerak membantu vaksinasi agar segera bisa selesaikan. Dan saya minta TNI-Polri mengawal distribusi pengamanan vaksin untuk menuju ke daerah," katanya.
Menurut Jokowi saat ini pemerintah sedang berupaya keras memperoleh vaksin dari beberapa negara. Namun ia mengakui bahwa saat ini yang baru tiba di Indonesia hanya dari satu negara, yakni dari China.
"Tapi kita berusaha dari beberapa negara dan itu jadi rebutan 215 negara ini yang harus sadar tidak mudah mendapatkan vaksin sekarang ini," kata Jokowi.
(Baca juga: Ibunda Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Aula Ponpes di Majalengka )
Untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, vaksinasi harus dilakukan terhadap 80 persen penduduk atau 182 juta orang. "Artinya kita menyuntik 364 juta suntikan (satu orang dua kali disuntik). Ini bukan angka kecil. Karena angka ini akan menghasilkan kekebalan komunal herd immunity. Saya minta jajaran TNI-Polri untuk cepat bergerak membantu vaksinasi agar segera bisa selesaikan. Dan saya minta TNI-Polri mengawal distribusi pengamanan vaksin untuk menuju ke daerah," katanya.
(ind)
Lihat Juga :