Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo

Selasa, 23 Februari 2021 - 17:57 WIB
loading...
Investor Asing Tak Lagi...
Ilustrasi IHSG. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih bergerak lesu pada hari ini. Meskipun, pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG ditutup naik 17,5 poin atau 0,3% ke 6.272,81 atau 6.273.

Head of Research Creative Trading System Argha Jonathan Karo Karo mengatakan, dalam 2-3 minggu terakhir memang kinerja IHSG cenderung lesu. Hal ini dikarenakan para investor asing yang tak lagi berinvestasi untuk jumlah besar.

“Memang kita ketahui IHSG cenderung bergerak lesu. Dua tiga minggu terakhir. Hal ini motor utamanya karena investor asing enggak masuk lagi dalam jumlah besar. Beberapa minggu terakhir ini,” ujarnya dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Selasa (23/2/2021).

(Baca juga: Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.272 )

Menurut Argha, jumlah investasi asing yang masuk cenderung kecil ini memberikan sentimen yang sangat besar bagi IHSG. Karena menurutnya, salah satu syarat agar IHSG bisa naik adalah investor asing memborong saham dari investor lokal.

“Itu tentunya sentimen terbesar karena untuk IHSG bisa naik ya syaratnya cuma satu asing beli banyak barang saham investor lokal. Cuma karena itu enggak jadi kenyataan cenderung lesu,” kata Argha.

(Baca juga: Kementerian ATR/BPN Ungkap Penyebab Investor Borong Lahan Persawahan )

Argha menjelaskan, sebenarnya investor asing dalam beberapa hari terakhir ini sudah pelan-pelan melakukan aksi beli meskipun jumlahnya masih relatif kecil. Namun, hal tersebut memberikan harapan sedikit lewat aksi kumulasi pelan-pelan yang dilakukan tersebut.

“Cuma kalau kita melihat 4 hari terakhir asing pelan-pelan terus net buy. Harapan kita ini tentunya aksi kumulasi pelan-pelan dari sektor lokal baru ketika dia cukup confident, barangnya cukup banyak, baru mereka naikkan, baru mereka jual ke lokal dengan harga tinggi. Jadi ketika mereka naikkan itu lah IHSG bisa tembus ke level sampai 6.300,” jelasnya.

(Baca juga: Sri Mulyani Tambah Lagi Anggaran PEN Capai Rp699,43 Triliun )

Sebagai informasi, pada akhir perdagangan, Selasa (23/2/2021), terdapat 255 saham menguat, 286 saham melemah dan 166 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8,18 triliun dari 10,16 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 8 poin atau 0,84% ke 959,21, indeks JII naik 8,5 poin atau 1,35% ke 638, indeks IDX30 5,1 poin atau 1,01% ke 510,29 dan indeks MNC36 naik 2,2 poin atau 0,68% ke Rp324,48.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Berita Terkini
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved