Kapasitas Pembangkit Listrik di Jamali Akan Bertambah 3.000 MW
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:14 WIB
loading...
Wilayah Jmali akan ketambahan pembangkit listrik sekitar 2.500 hingga 3.000 megawatt (MW) pada tahun ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PT PLN (Persero) Haryanto WS memproyeksikan akan ada tambahan pembangkit listrik sekitar 2.500 hingga 3.000 megawatt (MW) pada tahun ini. Adapun kapasitas terpasang pembangkit listrik di Jawa, Madura, Bali (Jamali) mencapai 40.000 MW.
Baca Juga: Realisasi Kapasitas Pembangkit Listrik EBT Hingga Tahun 2020 Capai 10.467 MW
"Tahun ini akan bertambah 2.000 MW untuk PLTU Jawa 7 Unit 2 dan Tanjung Jati unit 5, dan beberapa pembangkit yang dibangun PLN tidak kurang dari 1.000 MW. Jadi mungkin akan bertambah 2.500-3.000 MW tahun ini," ujarnya pada webinar Efisiensi Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero), Selasa (23/2/2021).
Dia melanjutkan, tahun depan juga akan beroperasi sejumlah pembangkit dari pengembang swasta (IPP) sehingga menambah pasokan listrik.
"Ada PLTU Batang 2 unit, Tanjung Jati 2 unit, PLTGU Jawa 1, dan PLTU Cirebon. Mungkin akan bertambah sekitar 4.000 hingga 5.000 MW," ungkapnya.
Baca Juga: Realisasi Kapasitas Pembangkit Listrik EBT Hingga Tahun 2020 Capai 10.467 MW
"Tahun ini akan bertambah 2.000 MW untuk PLTU Jawa 7 Unit 2 dan Tanjung Jati unit 5, dan beberapa pembangkit yang dibangun PLN tidak kurang dari 1.000 MW. Jadi mungkin akan bertambah 2.500-3.000 MW tahun ini," ujarnya pada webinar Efisiensi Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero), Selasa (23/2/2021).
Dia melanjutkan, tahun depan juga akan beroperasi sejumlah pembangkit dari pengembang swasta (IPP) sehingga menambah pasokan listrik.
"Ada PLTU Batang 2 unit, Tanjung Jati 2 unit, PLTGU Jawa 1, dan PLTU Cirebon. Mungkin akan bertambah sekitar 4.000 hingga 5.000 MW," ungkapnya.
Lihat Juga :