Liberta Hotels Lakukan Terobosan di Saat Industri Perhotelan Tengah Lesu
Selasa, 23 Februari 2021 - 21:59 WIB
loading...
A
A
A
“Konsep ini akan mengurangi biaya investasi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam operasional hotel,” terang Niken.
Liberta Hotels International mengusung tiga brand, yaitu Liberta Home (residence, non bintang, jumlah kamar minimal 50, ukuran kamar minimal 10-14 m2. Lalu ada Liberta Hub (ukuran kamar 14-16 m2 , minimal 50 – 100 kamar). Liberta Hotel, ukuran kamar minimal 16-21 m2 , dengan jumlah kamar minimal 100 kamar, dan Liberta Collection khususnya bintang empat (4).
Melalui tangan dingin ujar Ruben Amor, VP Development Liberta Hotel International, dengan berbagai pengalaman sebagai direktur bisnis development andal yang sukses membesarkan Aston Group, Premier Inn London, Plateno Hotels Group China, dan Adonara Hotels Group, dirinya optimistis bahwa di tengah pandemi sektor perhotelan akan kembali normal di awal tahun 2022.
“Momen ini merupakan saat yang tepat berbenah, mempersiapakan diri, melakukan renovasi atau menyelesaikan projek yang saat ini dalam pembangunan dan diharapkan awal tahun depan sudah bisa beroperasi secara normal,” ujar Ruben. ( Baca juga:Dicecar 31 Pertanyaan, Polisi Sebut Gabriella Lampirkan Bukti Baru )
Liberta Hotel International terus mengembangkan kerja sama kemitraan dengan mengusung beberapa merek dagang seperti Liberta Home Yogyakarta, Liberta Home Depok, Liberta Hub Blok M Jakarta, Liberta Hotel Kemang, Liberta Hotel Petitenget Bali, Maxolie Hotel & Convention Kebumen, Amanuba Resort Bogor, dan beberapa project dalam tahap pembangunan dan finishing yang diharapkan akan beroperasi pada akhir 2021.
Liberta Hotels International mengusung tiga brand, yaitu Liberta Home (residence, non bintang, jumlah kamar minimal 50, ukuran kamar minimal 10-14 m2. Lalu ada Liberta Hub (ukuran kamar 14-16 m2 , minimal 50 – 100 kamar). Liberta Hotel, ukuran kamar minimal 16-21 m2 , dengan jumlah kamar minimal 100 kamar, dan Liberta Collection khususnya bintang empat (4).
Melalui tangan dingin ujar Ruben Amor, VP Development Liberta Hotel International, dengan berbagai pengalaman sebagai direktur bisnis development andal yang sukses membesarkan Aston Group, Premier Inn London, Plateno Hotels Group China, dan Adonara Hotels Group, dirinya optimistis bahwa di tengah pandemi sektor perhotelan akan kembali normal di awal tahun 2022.
“Momen ini merupakan saat yang tepat berbenah, mempersiapakan diri, melakukan renovasi atau menyelesaikan projek yang saat ini dalam pembangunan dan diharapkan awal tahun depan sudah bisa beroperasi secara normal,” ujar Ruben. ( Baca juga:Dicecar 31 Pertanyaan, Polisi Sebut Gabriella Lampirkan Bukti Baru )
Liberta Hotel International terus mengembangkan kerja sama kemitraan dengan mengusung beberapa merek dagang seperti Liberta Home Yogyakarta, Liberta Home Depok, Liberta Hub Blok M Jakarta, Liberta Hotel Kemang, Liberta Hotel Petitenget Bali, Maxolie Hotel & Convention Kebumen, Amanuba Resort Bogor, dan beberapa project dalam tahap pembangunan dan finishing yang diharapkan akan beroperasi pada akhir 2021.
(uka)
Lihat Juga :