Holding Geothermal Rampung 2021, Geo Dipa Tunggu Skema dari Erick Thohir

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:11 WIB
loading...
Holding Geothermal Rampung...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Manajemen PT Geo Dipa Energi (Persero) selaku badan usaha yang tergabung dalam Holding BUMN Panas Bumi atau geothermal tengah menunggu hasil kajian dari Kementerian BUMN terkait skema program kerja holding ke depannya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, memang menargetkan pembentukan Holding geothermal akan rampung pada 2021.

"Sebagai BUMN kami tentu masih menunggu kajian oleh kementerian dan entitas terkait. Ini juga nanti terkait dengan skema seperti apa yang akan dipakai," ujar Corporate Communications Geo Dipa Energi Rangga Hilman, saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Rabu (24/2/2021).

(Baca juga: Girangnya Menteri Erick, LPI Baru Lahir Sudah Banyak Dilirik )

Pada dasarnya Geo Dipa akan menjalankan skema yang nantinya ditetapkan Pemerintah. Manajemen berharap, skema yang ditetapkan akan mendorong kebutuhan pengembangan energi terbarukan Indonesia, terutama untuk mencapai target panas bumi 7.000 MW di tahun 2030 dan 9.000 MW di tahun 2045 pada saat 100 Tahun Kemerdekaan Indonesia nanti. "Terutama panas bumi dengan memberikan dampak positif yang optimal bagi masyarakat dan negara," katanya.

Holding ini merupakan gabungan dari anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Keanggotaannya adalah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Geo Dipa, dan PT PLN Geothermal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Targetkan Kapasitas...
Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved