REI : Pandemi Covid-19 Menghadirkan Tren Hunian Baru di Indonesia
Rabu, 24 Februari 2021 - 17:40 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 memunculkan tren baru pada hunian jenis apartemen untuk masyarakat kelas menengah. Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - Sistem kerja dari rumah ata work from home (WFH) dan tinggal di rumah (stay at home) menjadi langkah strategis untuk pencegahan wabah Covid-19 meluas. Rumah menjadi segalanya dan membentuk tren hunian masa depan. Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan, tren permukiman saat ini dan ke depan membutuhkan lebih banyak ruang terbuka. Fasilitas di kawasan permukiman juga dibentuk secara lengkap dan alami.
“Selain itu, hunian kini dimanfaatkan untuk bekerja, belajar, beribadah. Pada titik itu, pengembang perlu berpikir kreatif mendesain hunian dengan memperhatikan sistem pencahayaan alami, sirkulasi udara, sistem sanitasi yang baik dan sehat” ujar Totok Rabu (24/2/2021).
(Baca Juga : Efek DP Rumah 0%, Saham Properti Ngamuk )
Sedangkan Direktur PT Jakarta Indah Makmur Tomoaki Kinoshita mengatakan, hunian dengan sirkulasi udara sehat dan fasilitas ruang hijau terbuka, sangat dibutuhkan saat pandemi. The Veranda merupakan respons adaptif pengembang di saat pandemi. Karena resort residential collection ini dikembangkan dengan menyeimbangkan elemen healty and quality living, work and play. “Daya tarik utama The Veranda adalah memadukan oasis hijau, panorama alam yang mewah, air, udara segar dan cahaya alami ke dalam bangunan hunian vertikal guna meningkatkan kesehatan mental, fisik dan kualitas hidup penghuninya” ujar Tomoaki.
PT Jakarta Indah Makmur merupakan konsorsium Nishitetsu Group, pengembang asal Jepang yang pengalaman sejak 1908 dengan 85 perusahaan di sektor transportasi, logistik, real estate, ritel, hotel hingga tempat hiburan di mancanegara. Sementara Associate Director The Veranda Elis Sumarto mengatakan The Veranda merupakan satu-satunya hunian yang mengadopsi lanskap taman resor Bali yang tenang dan alami di kawasan strategis Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
“Selain itu, hunian kini dimanfaatkan untuk bekerja, belajar, beribadah. Pada titik itu, pengembang perlu berpikir kreatif mendesain hunian dengan memperhatikan sistem pencahayaan alami, sirkulasi udara, sistem sanitasi yang baik dan sehat” ujar Totok Rabu (24/2/2021).
(Baca Juga : Efek DP Rumah 0%, Saham Properti Ngamuk )
Sedangkan Direktur PT Jakarta Indah Makmur Tomoaki Kinoshita mengatakan, hunian dengan sirkulasi udara sehat dan fasilitas ruang hijau terbuka, sangat dibutuhkan saat pandemi. The Veranda merupakan respons adaptif pengembang di saat pandemi. Karena resort residential collection ini dikembangkan dengan menyeimbangkan elemen healty and quality living, work and play. “Daya tarik utama The Veranda adalah memadukan oasis hijau, panorama alam yang mewah, air, udara segar dan cahaya alami ke dalam bangunan hunian vertikal guna meningkatkan kesehatan mental, fisik dan kualitas hidup penghuninya” ujar Tomoaki.
PT Jakarta Indah Makmur merupakan konsorsium Nishitetsu Group, pengembang asal Jepang yang pengalaman sejak 1908 dengan 85 perusahaan di sektor transportasi, logistik, real estate, ritel, hotel hingga tempat hiburan di mancanegara. Sementara Associate Director The Veranda Elis Sumarto mengatakan The Veranda merupakan satu-satunya hunian yang mengadopsi lanskap taman resor Bali yang tenang dan alami di kawasan strategis Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Lihat Juga :