Wapres Ingin Anggaran Pembangunan Papua di K/L Dikonsolidasikan

Rabu, 24 Februari 2021 - 20:43 WIB
loading...
Wapres Ingin Anggaran...
Wapres ingin agar anggaran pembangunan Papua di Kementerian dan Lembaga terkonsolidasi, untuk segera dilaporkan ke Presiden untuk kemudian dibahas di ratas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian hari ini menerima Gubernur Papua Lukas Enembe di rumah dinasnya. Menurut Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah berkaitan dengan pendanaan untuk percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua.

Baca Juga: Wapres Kunjungi Papua Setelah Desain Percepatan Pembangunan Papua Tuntas Masduki menyebut bahwa Wapres ingin agar anggaran pembangunan Papua di Kementerian dan Lembaga (K/L) terkonsolidasi. Menurutnya hal ini akan segera dilaporkan ke Presiden untuk kemudian dibahas di ratas.

“Bagaimana supaya ada semacam pendanaan Papua di seluruh kementerian itu dikonsolidasi supaya bisa dilaksanakan. Dan wapres memintanya karena wapres ingin segera melaporkan ke presiden untuk segera dibahas dalam ratas,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Dia mengatakan, bahwa harus melalui rapat terbatas terlebih dahulu sebelum nantinya dijalankan. “Kalau kemudian oke siap, kemudian dirataskan lalu disahkan lalu jalan,” tuturnya.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Papua, Wapres Minta Utamakan Kesejahteraan dan SDM

Masduki menyebut bahwa pendanaan Papua ini disesuaikan dengan perencanaan pembangunan yang dikoordinasikan oleh Bappenas. Seperti diketahui dana di tiap kementerian untuk Papua cukup besar di luar Dana Otsus.

“Jadi apa saja yang bisa dan mungkin segera dilakukan untuk anggaran tahun ini, itu bisa supaya cepat dan disesuaikan dengan perencanaan perencanaan yang sudah dikoordinasikan dengan Bappenas,” ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Temukan Dugaan Manipulasi...
Temukan Dugaan Manipulasi Sistem, Purbaya Potong Anggaran Lembaga/Kementerian
Kementerian PU Digeledah,...
Kementerian PU Digeledah, Menteri Dody Tegaskan Setiap Rupiah Dipakai Transparan dan Akuntabel
Soal Anggaran Jumbo,...
Soal Anggaran Jumbo, Kepala BGN Dadan Hindayana: Kami Miliki Rp335 Triliun Tak Benar
Purbaya Matangkan Skenario...
Purbaya Matangkan Skenario Efisiensi, Anggaran Kementerian Dipotong Besar-besaran
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved