Ini Pentingnya Inovasi Cloud Demi Dukung Stabilitas Bisnis Digital
Kamis, 25 Februari 2021 - 03:05 WIB
loading...
Pandemi tahun 2020 telah mendorong banyak bisnis mengubah cara untuk bertahan hidup. Teknologi cloud terbukti membantu menambah daya tahan perusahaan dalam mengantisipasi disrupsi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi tahun 2020 telah mendorong banyak bisnis mengubah cara untuk bertahan hidup. Teknologi cloud terbukti membantu menambah daya tahan perusahaan dalam mengantisipasi disrupsi agar secara cepat merubah model kerja menjadi lebih gesit dan terukur.
"Bisnis dengan cepat menyadari pentingnya platform teknologi, seperti e-commerce, pembayaran digital, dan inovasi lainnya. Investasi cloud di kawasan Asia Pasifik telah meningkat meskipun pengeluaran TI secara keseluruhan menurun," ujar Vice President and General Manager Zoho Corporation untuk Asia Pasifik Gibu Mathew dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Macam-macam Strategi Pelaku Bisnis Digital saat Ekonomi Melemah
Transformasi peralihan ke teknologi cloud pun tidak melambat karena semua bisnis saat ini beralih ke digital , sehingga memungkinkan mereka untuk mengikuti tren teknologi.
"Belajar dari tahun 2020, cloud telah membuktikan bahwa solusinya mampu menghilangkan banyak kompleksitas di bidang teknologi informasi, ketika bisnis harus meminimalkan downtime, tetap beroperasi dan menjalankan keberlangsungan rencana dengan anggaran yang lebih ketat," terangnya.
Di era experience economy seperti sekarang ini, penyedia platform teknologi harus bisa memastikan bahwa solusi dan layanan yang mereka tawarkan dapat memberikan pengalaman yang mulus bagi pengguna.
Keamanan cyber juga muncul sebuah konsep yang semakin canggih dari tahun ke tahun, terutama dalam setahun terakhir. Pasalnya, diperkirakan 18.000 organisasi telah terpengaruh oleh apa yang disebut serangan supply chain pada tahun 2020 yang dianggap cukup canggih.
"Mengingat meningkatnya insiden keamanan siber, penting bagi bisnis untuk mengamankan dan melindungi data, jaringan, dan solusi cloud mereka," tutur Gibu.
"Bisnis dengan cepat menyadari pentingnya platform teknologi, seperti e-commerce, pembayaran digital, dan inovasi lainnya. Investasi cloud di kawasan Asia Pasifik telah meningkat meskipun pengeluaran TI secara keseluruhan menurun," ujar Vice President and General Manager Zoho Corporation untuk Asia Pasifik Gibu Mathew dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Macam-macam Strategi Pelaku Bisnis Digital saat Ekonomi Melemah
Transformasi peralihan ke teknologi cloud pun tidak melambat karena semua bisnis saat ini beralih ke digital , sehingga memungkinkan mereka untuk mengikuti tren teknologi.
"Belajar dari tahun 2020, cloud telah membuktikan bahwa solusinya mampu menghilangkan banyak kompleksitas di bidang teknologi informasi, ketika bisnis harus meminimalkan downtime, tetap beroperasi dan menjalankan keberlangsungan rencana dengan anggaran yang lebih ketat," terangnya.
Di era experience economy seperti sekarang ini, penyedia platform teknologi harus bisa memastikan bahwa solusi dan layanan yang mereka tawarkan dapat memberikan pengalaman yang mulus bagi pengguna.
Keamanan cyber juga muncul sebuah konsep yang semakin canggih dari tahun ke tahun, terutama dalam setahun terakhir. Pasalnya, diperkirakan 18.000 organisasi telah terpengaruh oleh apa yang disebut serangan supply chain pada tahun 2020 yang dianggap cukup canggih.
"Mengingat meningkatnya insiden keamanan siber, penting bagi bisnis untuk mengamankan dan melindungi data, jaringan, dan solusi cloud mereka," tutur Gibu.
Lihat Juga :