Ini Pentingnya Inovasi Cloud Demi Dukung Stabilitas Bisnis Digital

loading...
Ini Pentingnya Inovasi Cloud Demi Dukung Stabilitas Bisnis Digital
Pandemi tahun 2020 telah mendorong banyak bisnis mengubah cara untuk bertahan hidup. Teknologi cloud terbukti membantu menambah daya tahan perusahaan dalam mengantisipasi disrupsi. Foto/Dok
JAKARTA - Pandemi tahun 2020 telah mendorong banyak bisnis mengubah cara untuk bertahan hidup. Teknologi cloud terbukti membantu menambah daya tahan perusahaan dalam mengantisipasi disrupsi agar secara cepat merubah model kerja menjadi lebih gesit dan terukur.

"Bisnis dengan cepat menyadari pentingnya platform teknologi, seperti e-commerce, pembayaran digital, dan inovasi lainnya. Investasi cloud di kawasan Asia Pasifik telah meningkat meskipun pengeluaran TI secara keseluruhan menurun," ujar Vice President and General Manager Zoho Corporation untuk Asia Pasifik Gibu Mathew dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Macam-macam Strategi Pelaku Bisnis Digital saat Ekonomi Melemah

Transformasi peralihan ke teknologi cloud pun tidak melambat karena semua bisnis saat ini beralih ke digital , sehingga memungkinkan mereka untuk mengikuti tren teknologi.

"Belajar dari tahun 2020, cloud telah membuktikan bahwa solusinya mampu menghilangkan banyak kompleksitas di bidang teknologi informasi, ketika bisnis harus meminimalkan downtime, tetap beroperasi dan menjalankan keberlangsungan rencana dengan anggaran yang lebih ketat," terangnya.

Di era experience economy seperti sekarang ini, penyedia platform teknologi harus bisa memastikan bahwa solusi dan layanan yang mereka tawarkan dapat memberikan pengalaman yang mulus bagi pengguna.



Keamanan cyber juga muncul sebuah konsep yang semakin canggih dari tahun ke tahun, terutama dalam setahun terakhir. Pasalnya, diperkirakan 18.000 organisasi telah terpengaruh oleh apa yang disebut serangan supply chain pada tahun 2020 yang dianggap cukup canggih.

"Mengingat meningkatnya insiden keamanan siber, penting bagi bisnis untuk mengamankan dan melindungi data, jaringan, dan solusi cloud mereka," tutur Gibu.

Banyak bisnis kini mempraktikkan 'pengawasan tambahan', yaitu proses penyematan sebuah kode di situs web untuk menangkap aktivitas pengguna dengan tujuan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

"Namun, mereka tidak menyadari bahwa mereka juga menjadi bagian dari apa yang kami sebut sebagai jaringan "adjunct surveillance" yang memungkinkan perusahaan periklanan mengakses pola keputusan pembelian dan informasi lain dari pengunjung yang datang ke situs web mereka," jelasnya.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Jadi Magnet Amazon dan Tesla Masuk Sektor Ekonomi Digital

Informasi ini ketika dicocokkan dengan transaksi yang dilakukan secara online menghasilkan data berguna yang dijual secara langsung atau tidak langsung melalui kemitraan strategis. Maka dari itu, diperlukan platform solusi yang juga menunjang tren work from home dan work from office saat ini, sehingga pekerjaan berjalan dengan mulus.



"Hal ini seiring dengan semakin pentingnya keamanan siber saat karyawan bekerja dari rumah dan memastikan praktik keamanan yang baik telah diterapkan tanpa mempengaruhi produktivitas mereka," pungkas Gibu.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top