OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah

Kamis, 25 Februari 2021 - 13:11 WIB
loading...
OJK Beberkan Berbagai...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta asosiasi bank syariah mengoptimalkan SDM demi menghasilkan pimpinan yang mumpuni untuk perbankan syariah. Salah satu caranya adalah berperan aktif meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah di masyarakat.

Berdasarkan data OJK, literasi keuangan syariah baru 8,93%. Angkanya berbeda jauh dibanding literasi keuangan nasional sebesar 38,03%.

Begitupun dengan tingkat inklusi keuangan. Inklusi keuangan syariah baru mencapai 9,1%, berbanding jauh dengan tingkat inklusi bank konvensional sebesar 76,19%. ( Baca juga:Gagal Bayar Asuransi Dimana-mana, OJK Terbitkan Aturan Baru )

"Saya ingin asosiasi bank kasih perhatian SDM perbankan syariah supaya lebih mudah mencari pimpinan ke depan," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam webinar Launching Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2020-2025 hari ini (25/2) di Jakarta.

Dia mengaku masih sulit mencari orang-orang yang cocok memimpin bank syariah. Pasalnya, SDM yang mengerti seluk-beluk bank berprinsip syariah masih minim.

"Kami sebagai pengawas sangat kesulitan mencari orang yang memimpin perbankan syariah kita," kata Heru.

Heru juga menyebut, kesulitan makin terlihat ketika calon-calon pemimpin itu mengikuti uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK. Karena itu peningkatan SDM berkualitas menjadi salah satu dari dua kunci mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di RI.

Dalam Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2020-2025 yang disusun OJK Bank Syariah harus memiliki keunikan model bisnis atau produknya, mengoptimalkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, mengintegrasikan fungsi keuangan komersial dan sosial, hingga memiliki SDM berkualitas. Berikutnya juga harus didukung dengan teknologi atau TI yang mutakhir.

Kelemahan bank syariah saat ini belum memiliki diferensiasi model bisnis atau produk yang signifikan. Secara indeks literasi dan inklusi masih rendah. Lalu kuantitas dan kualitas SDM kurang optimal, hingga TI belum memadai. Makanya, pemerintah menyiapkan roadmap pengembangan ekonomi syariah tahun 2021-2025 untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. ( Baca juga:3 Parpol Ini Diprediksi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024 )

"Berdasarkan roadmap yang diluncurkan, bank syariah merupakan pilar ketiga yang akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. SDM yang berkualitas dan teknologi yang mutakhir menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditinggalkan," papar Heru.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
MSIG Life dan ISCO Foundation...
MSIG Life dan ISCO Foundation Bekali Orang Tua Kelola Keuangan Keluarga
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Berita Terkini
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Infografis
Harga Telur Buaya di...
Harga Telur Buaya di Berbagai Negara yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved