Vaksin Gotong Royong, Erick Ingatkan Swasta Wajib Beli di BUMN
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:05 WIB
loading...
Pegawai divaksinasi. Foto/Dok SINDOphoto/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan agar pelaksanaan vaksinasi mandiri atau gotong royong yang dilakukan swasta, vaksinnya berasal dari BUMN. Proses pembelian itu diwajibkan pemerintah kepada perusahaan swasta dalam negeri.
Dalam catatan pemerintah, pihak swasta membutuhkan 7,5 juta dosis vaksin. Meski begitu, pemerintah baru bisa menyediakan 3,5 juta dosis pada Maret 2021 mendatang. Targetnya, vaksinasi mandiri juga dilakukan pada Maret 2021.
"Tidak kalah penting vaksin gotong royong bantu percepatan ini (penanganan Covid-19). Ini gratis tapi melibatkan swasta. Mereka beli dari pemerintah atau BUMN dan dibagikan pada para pekerja di perusahaan swasta," ujar Erick, Kamis (25/2/2021).
(Baca juga: Banyak Euy! Erick Thohir Sebut Ada 6.644 Perusahaan Akan Vaksinasi Mandiri )
Pemerintah sendiri sudah menyepakati bahwa keterlibatan pihak swasta untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara mandiri kepada karyawan atau buruh. Meski begitu, merek atau jenis vaksin yang digunakan bukanlah vaksin asal Sinovac, China.
Mantan Bos Inter Milan itu memastikan vaksin yang digunakan swasta merupakan vaksin Sinopharm dan Moderna. Dalam proses pengadaannya, Indonesia menargetkan ada 20,20 juta dosis yang akan dikirim ke Indonesia. Dua produsen farmasi global itu, masing-masing akan menyediakan 15 juta dan 5,2 juta dosis vaksin.
(Baca juga: Besok, 820 Atlet Jalani Vaksinasi Covid-19 )
Dalam catatan pemerintah, pihak swasta membutuhkan 7,5 juta dosis vaksin. Meski begitu, pemerintah baru bisa menyediakan 3,5 juta dosis pada Maret 2021 mendatang. Targetnya, vaksinasi mandiri juga dilakukan pada Maret 2021.
"Tidak kalah penting vaksin gotong royong bantu percepatan ini (penanganan Covid-19). Ini gratis tapi melibatkan swasta. Mereka beli dari pemerintah atau BUMN dan dibagikan pada para pekerja di perusahaan swasta," ujar Erick, Kamis (25/2/2021).
(Baca juga: Banyak Euy! Erick Thohir Sebut Ada 6.644 Perusahaan Akan Vaksinasi Mandiri )
Pemerintah sendiri sudah menyepakati bahwa keterlibatan pihak swasta untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara mandiri kepada karyawan atau buruh. Meski begitu, merek atau jenis vaksin yang digunakan bukanlah vaksin asal Sinovac, China.
Mantan Bos Inter Milan itu memastikan vaksin yang digunakan swasta merupakan vaksin Sinopharm dan Moderna. Dalam proses pengadaannya, Indonesia menargetkan ada 20,20 juta dosis yang akan dikirim ke Indonesia. Dua produsen farmasi global itu, masing-masing akan menyediakan 15 juta dan 5,2 juta dosis vaksin.
(Baca juga: Besok, 820 Atlet Jalani Vaksinasi Covid-19 )
Lihat Juga :