Lulusan BLK Katanya Diminati Dunia Industri dan Usaha, Bahkan Sampai Indent
Jum'at, 26 Februari 2021 - 05:44 WIB
loading...
Gelombang I PBK Tahun 2021 diikuti 368 peserta dengan jurusan unggulan las dan listrik. Animo masyarakat dan perusahaan sangat tinggi untuk jenis pelatihan kedua jurusan ini. Foto/Dok
A
A
A
BANTEN - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah , membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang I Tahun 2021, sekaligus meresmikan gedung serba guna Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang di kota Serang, Provinsi Banten, Kamis (25/2).
Pembukaan PBK gelombang I ditandai dengan penekanan tombol secara serentak oleh Menaker Ida Fauziyah; Dirjen Binalattas, Budi Hartawan; dan Kadisnaker Banten, Al Hamidi.
Baca Juga: Program Balai Latihan Kerja Benjamin-Pilar Sesuai Kebutuhan Warga Tangsel Ida dalam sambutannya mengatakan, untuk memperkuat pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kualitas SDM Indonesia, Kemnaker menjadikan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar yang dilaksanakan pada saat ini.
"Arah kebijakannya adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional," ucap Ida.
Menurut Ida, salah satu agendanya adalah redesain pelatihan untuk merespon tantangan Ketenagakerjaan lokal, nasional, dan Internasional.
"Ke depannya akan terus dilakukan penguatan SDM instruktur, peningkatan kualitas dan kurikulum pelatihan, pengembangan kurikulum dan SKKNI berbasis kebutuhan industri serta peningkatan pengakuan atas kompetensi lulusan," ungkapnya.
Ida mengatakan pihaknya mendorong seluruh proses pelatihan di BLK memenuhi kebutuhan pasar kerja. Karenanya Kemnaker selalu bersinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Pembukaan PBK gelombang I ditandai dengan penekanan tombol secara serentak oleh Menaker Ida Fauziyah; Dirjen Binalattas, Budi Hartawan; dan Kadisnaker Banten, Al Hamidi.
Baca Juga: Program Balai Latihan Kerja Benjamin-Pilar Sesuai Kebutuhan Warga Tangsel Ida dalam sambutannya mengatakan, untuk memperkuat pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kualitas SDM Indonesia, Kemnaker menjadikan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar yang dilaksanakan pada saat ini.
"Arah kebijakannya adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional," ucap Ida.
Menurut Ida, salah satu agendanya adalah redesain pelatihan untuk merespon tantangan Ketenagakerjaan lokal, nasional, dan Internasional.
"Ke depannya akan terus dilakukan penguatan SDM instruktur, peningkatan kualitas dan kurikulum pelatihan, pengembangan kurikulum dan SKKNI berbasis kebutuhan industri serta peningkatan pengakuan atas kompetensi lulusan," ungkapnya.
Ida mengatakan pihaknya mendorong seluruh proses pelatihan di BLK memenuhi kebutuhan pasar kerja. Karenanya Kemnaker selalu bersinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Lihat Juga :