DP Rumah Suka-suka Resmi Berlaku Hari Ini, Emiten Properti Bakal Cuan?
Senin, 01 Maret 2021 - 07:50 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) fokus pada pertumbuhan bisnis organik sepanjang 2021. Emiten bagian dari Sinar Mas Land ini optimistis program insentif dari pemerintah dapat menumbuhkan industri properti di tahun ini.
"Kami memandang prospek industri properti kian membaik di 2021. Terlebih pemerintah telah memberikan beragam insentif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk properti," Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (1/3/2021).
Baca Juga: DP Rumah & Mobil Suka-suka, Ini Risikonya!
Hermawan menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kebijakan tersebut, seperti adanya kebijakan Uang Muka (DP) 0 persen untuk pembelian hunian, bahkan pemerintah menghapus pencairan bertahap sehingga pencairan bisa dilakukan sekaligus dari nilai KPR. Kebijakan tersebut sangat membantu bagi calon pembeli maupun pengembang.
Menurutnya, beragam kebijakan tersebut akan meringankan para pembeli properti yang hendak membeli properti secara kredit dan bagi pengembang untuk meningkatkankemampuan modal dan cash flow selama masa New Normal ini.
"Kami memandang prospek industri properti kian membaik di 2021. Terlebih pemerintah telah memberikan beragam insentif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk properti," Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (1/3/2021).
Baca Juga: DP Rumah & Mobil Suka-suka, Ini Risikonya!
Hermawan menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kebijakan tersebut, seperti adanya kebijakan Uang Muka (DP) 0 persen untuk pembelian hunian, bahkan pemerintah menghapus pencairan bertahap sehingga pencairan bisa dilakukan sekaligus dari nilai KPR. Kebijakan tersebut sangat membantu bagi calon pembeli maupun pengembang.
Menurutnya, beragam kebijakan tersebut akan meringankan para pembeli properti yang hendak membeli properti secara kredit dan bagi pengembang untuk meningkatkankemampuan modal dan cash flow selama masa New Normal ini.
Lihat Juga :