Said Aqil Sirodj Jadi Komisaris PT KAI, Andre Rosiade: Kami Awasi Performanya Selama 6 Bulan
Rabu, 03 Maret 2021 - 18:08 WIB
loading...
foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Hari ini (3/3) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Sirodj sebagai komisaris utama (komut) yang juga merangkap komisaris independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam perubahan susunan dewan komisaris (dekom).
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan penunjukan tersebut karena pada dasarnya, keputusan itu adalah kewenangan Menteri BUMN. ( Baca juga:Wih Ngeri! Langgar Aturan Ini Direksi & Komisaris BUMN Bakal Dipecat )
"Itu tertuang dalam UU Nomor 19 Tahun 2003. Kami menghormati keputusannya karena Menteri BUMN berhak mengangkat siapa pun sebagai direksi dan komisaris BUMN," ujar Andre kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu(3/3/2021).
Dia juga menimpali bahwa status Menteri BUMN adalah wakil pemegang saham dari pemerintah. Andre menegaskan bahwa pihaknya selaku Komisi VI DPR hanya mampu mengawasi selama enam bulan ke depan.
"Harapan kami siapa pun yang diangkat ya, baik menjadi komisaris atau direksi, tentu bisa berkontribusi positif kepada BUMN tempat mereka bertugas. Berbicara soal figur siapa yang diangkat, kami tidak bisa mengomentari sekarang," ungkapnya.
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan penunjukan tersebut karena pada dasarnya, keputusan itu adalah kewenangan Menteri BUMN. ( Baca juga:Wih Ngeri! Langgar Aturan Ini Direksi & Komisaris BUMN Bakal Dipecat )
"Itu tertuang dalam UU Nomor 19 Tahun 2003. Kami menghormati keputusannya karena Menteri BUMN berhak mengangkat siapa pun sebagai direksi dan komisaris BUMN," ujar Andre kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu(3/3/2021).
Dia juga menimpali bahwa status Menteri BUMN adalah wakil pemegang saham dari pemerintah. Andre menegaskan bahwa pihaknya selaku Komisi VI DPR hanya mampu mengawasi selama enam bulan ke depan.
"Harapan kami siapa pun yang diangkat ya, baik menjadi komisaris atau direksi, tentu bisa berkontribusi positif kepada BUMN tempat mereka bertugas. Berbicara soal figur siapa yang diangkat, kami tidak bisa mengomentari sekarang," ungkapnya.
Lihat Juga :