Bursa ICDX dan ICH Siap Bangun Kepercayaan Perdagangan Aset Kripto

Rabu, 03 Maret 2021 - 21:07 WIB
loading...
Bursa ICDX dan ICH Siap...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bursa ICDX dan Lembaga Kliring ICH telah menyelesaikan seluruh persyaratan yang harus dipenuhi ke BAPPEBTI , lembaga yang menerima pelaporan dan pendaftaran transaksi aset kripto di Indonesia. Hal ini sejalan dengan rencana strategis pemerintah terhadap pengembangan dan pengawasan perdagangan aset kripto di Indonesia. ( Baca juga:Sarinah Gandeng Dufry Dorong Produk UMKM RI Mendunia )

Melanjutkan aksi tersebut, ICDX dan ICH melaksanakan diskusi dan sosialisasi dengan para pedagang aset kripto terdaftar di Indonesia untuk dapat menyamakan visi terkait pengembangan perdagangan aset kripto serta keamanan transaksi dan penyimpanan aset kripto.

Perdagangan aset kripto Indonesia cukup besar dan berkembang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah penjaminan transaksi aset kripto. Untuk keamanan data informasi, masing-masing pedagang aset kripto diwajibkan untuk melaporkan setiap transaksi yang terjadi kepada ICDX & ICH.

Selain itu, lembaga kliring ICH akan mengawasi aset kepemilikan yang disimpan oleh pengelola tempat penyimpanan aset kripto serta perputaran dana nasabah yang tersimpan pada bank penyimpan dana aset kripto.

ICDX dan ICH merencanakan mitigasi risiko terstruktur dengan mekanisme pelaporan transaksi real-time di bursa dengan beberapa lapisan verifikasi dan penjaminan transaksi dengan analisis yang komprehensif. Keterkaitan seluruh data yang ada dalam ekosistem informasi perdagangan aset kripto terpadu tersebut akan membuat perdagangan aset kripto lebih aman dan terlindungi.

Mekanisme mitigasi risiko ini disampaikan langsung oleh ICDX dan ICH kepada pedagang aset kripto dalam diskusi dan sosialisasi terkait perdagangan aset kripto di Indonesia. Pedagang aset kripto akan masuk kedalam ekosistem mitigasi risiko yang komprehensif, sehingga perdagangan aset kripto akan terintegrasi secara real-time.

“Dengan mekanisme mitigasi risiko yang sudah melalui proses riset komprehensif, dikombinasikan dengan global best practice, perdagangan aset kripto di Indonesia akan lebih aman dan terjamin untuk nasabah,” ujar Jericho Biere, Research & Development Manager ICDX, Rabu (3/3/2021).

Pedagang aset kripto yang menjadi garis depan pada perdagangan aset kripto Indonesia juga memiliki tantangan besar, terutama dari segi teknologi dan layanan atas keamanan dana dan aset kripto nasabah. Pesatnya perkembangan nilai transaksi aset kripto, serta besarnya potensi pemanfaatan aset kripto di masa depan, telah mendorong pelaku industri untuk bergerak cepat sesuai dengan fungsi operasionalnya masing-masing.

“Bursa dan lembaga kliring akan menjadi entitas pendukung yang berperan sebagai perpanjangan tangan regulator untuk pengawasan transaksi dan katalisator industri aset kripto, ICDX dan ICH siap menjalankan mekanisme ini awal bulan depan,” tambah Jericho.

Diskusi dan sosialisasi ini akan dilakukan secara berkala agar ekosistem perdagangan aset kripto yang terpadu dapat menjadi sarana transaksi yang kredibel dan aman. Pedagang aset kripto akan berperan penting sebagai penyedia informasi atas operasional yang terjadi di lapangan, sehingga pengawas dan pedagang aset kripto dapat menghasilkan solusi berdasarkan fakta dan secara cepat bertindak untuk meminimalisasi risiko yang terjadi di masa mendatang. ( Baca juga:Diduga Pejabat DJP Kemenkeu Jadi Tersangka, KPK Janji Bongkar Semua )

“Dengan kesiapan yang matang dari berbagai pihak yang terlibat dalam perdagangan aset kripto Indonesia ini, masa depan perdagangan aset kripto Indonesia akan lebih cerah dan bersaing di pasar global,” tutup Jericho.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Tokenisasi Aset Pintu...
Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026
Ditengah Krisis Timur...
Ditengah Krisis Timur Tengah, ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah
Enam Tahun Perjalanan...
Enam Tahun Perjalanan Pintu Hadirkan Layanan Trading dan Investasi Aset Kripto
Pintu Goes to Campus...
Pintu Goes to Campus Gandeng OJK, & Unpad Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda
Bule Rusia Jadi Korban...
Bule Rusia Jadi Korban Penyekapan dan Pemerasan, Aset Kripto Rp10 Miliar Raib
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan 2 Tersangka Jaringan Internasional TPPO ke Myanmar
Paradoks Kripto Indonesia:...
Paradoks Kripto Indonesia: Jadi Raja Adopsi Dunia, tapi Anak Bawang Soal Skill
Rekomendasi
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved