Pemerintah Gandeng Swasta Investasi di Fasilitas Air Minum

Kamis, 04 Maret 2021 - 20:55 WIB
loading...
Pemerintah Gandeng Swasta...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mengejar target 100% air minum layak di tahun 2024. Untuk itu, pemerintah juga mengajak pihak swasta untuk berinvestasi di bidang fasilitas air minum .

Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR , Yudha Mediawan menjelaskan, untuk akses air minum di tahun ini, Direktorat Air Minum memiliki anggaran reguler dari APBN untuk kebutuhan 10 juta sambungan rumah periode 2020-2024 sebesar Rp42 triliun, sedangkan total kebutuhan anggaran untuk mengejar target itu mencapai Rp143 triliun. ( Baca juga:Penghapusan Kode Broker Akan Menyehatkan Aktivitas Pasar Modal RI )

"Dari mana sisanya harus dipenuhi? Itu tadi ada APBD, ada dana alokasi khusus, yang penting lagi peran serta swasta. Makanya kami sangat apresiasi kalau ada swasta yang mau berinvestasi terhadap air minum," ujar Yudha dalam Webinar “Our Challenges Are Your Opportunities”, Kamis (4/3/2021).

Yudha menambahkan, ada berbagai bentuk kerja sama investasi yang bisa dilakukan pihak swasta dalam penyediaan air minum, seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta business to business (B to B).

"Bentuknya bagaimana? Bentuknya menggunakan KPBU. Kedua, B to B itu cukup PDAM dengan aturan direksinya, dengan badan usaha didukung kepala daerah bisa melakukan transaksi," kata dia.

Tidak hanya itu, Direktorat Air Minum juga akan mendorong program hibah air minum, dan pogram ini dananya berasal dari Menteri Keuangan kurang lebih hampir Rp1 triliun. Rinciannya Rp800 miliar untuk perkotaan, Rp200 miliar untuk pedesaan. ( Baca juga:Berkaos 'Semua akan Baik-baik Saja', Gadis Ini Ditembak Mati Polisi Myanmar )

"Ini semua untuk mencapai target jaringan perpipaan tadi. Kalau yang bukan jaringan perpipaan itu bukan tugas dan fungsi kami, karena di situ ada misalnya orang membeli dengan jerigen, minuman dalam kemasan atau ambil air dari sumur tanah. Yang kita bicarakan ini bagaimana ke depan kita bisa mencapai akses perpipaan bertambah 10 juta sambungan rumah, itu yang kita harapkan," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Rekomendasi
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Berita Terkini
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved