Mentan SYL Gulirkan Bantuan Integrated Farming Berbasis Korporasi di Boyolali
Jum'at, 05 Maret 2021 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, SYL menyebutkan Kementerian Pertanian (Kementan) juga menggulirkan tanaman jeruk. Tentunya ini menjadi peluang komoditi hortikultura untuk melakukan pendekatan sehingga kebiasaan masyarakat yang sebelumnya hanya satu komoditi untuk menghidupinya sekarang ada itik, jeruk dan lainnya dengan percontohan.
“Sandaran lain yang kita harapkan dilakukan kabupaten seluruh Indonesia terutama Boyolali ini adalah penyerapan kredit usaha rakyat (KUR) yang memang Presiden Joko Widodo sudah siapkan untuk petani kita," katanya.
(Baca juga:19.433 Hektar Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Disapu Banjir)
Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan mengapresiasi pendampingan Mentan SYL untuk pertanian di Kabupaten Boyolali. Tidak hanya itu, bantuan-bantuan juga digulirkan Kementan kepada petani Boyolali yang menambah semangat petani.
“Sekitar 30% dari masyarakat Boyolali merupakan petani dengan komoditas unggulan di antaranya padi, jagung, pepaya, bawang merah, cabai, kencur dan jahe dan tentu saja susu sapi,” ucapnya.
(Baca juga:Penguatan Pertanian sebagai Bantalan Ekonomi)
“Sandaran lain yang kita harapkan dilakukan kabupaten seluruh Indonesia terutama Boyolali ini adalah penyerapan kredit usaha rakyat (KUR) yang memang Presiden Joko Widodo sudah siapkan untuk petani kita," katanya.
(Baca juga:19.433 Hektar Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Disapu Banjir)
Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan mengapresiasi pendampingan Mentan SYL untuk pertanian di Kabupaten Boyolali. Tidak hanya itu, bantuan-bantuan juga digulirkan Kementan kepada petani Boyolali yang menambah semangat petani.
“Sekitar 30% dari masyarakat Boyolali merupakan petani dengan komoditas unggulan di antaranya padi, jagung, pepaya, bawang merah, cabai, kencur dan jahe dan tentu saja susu sapi,” ucapnya.
(Baca juga:Penguatan Pertanian sebagai Bantalan Ekonomi)
Lihat Juga :