Bisnis Antar Makanan Kian Prospektif, Magfood Gelar Webinar Manajemen Produksi UMKM Pangan
Sabtu, 06 Maret 2021 - 08:28 WIB
loading...
Ilustrasi foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 memukul dunia bisnis tapi di sisi lain menjadi berkah bagi sejumlah bidang usaha tertentu, salah satunya penjualan makanan secara daring.
Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, penjualan produk makanan secara online mengalami kenaikan sebesar 300% selama pandemi. Hal itu dikarenakan adanya kebijakan sosial distancing yang membuat restoran banyak yang tutup atau membatasi operasionalnya sehingga sehingga usaha makanan dan jasa antar makanan pun meningkat.
Baca juga: Disuntik Investor Rp1,5 Triliun, Jokowi: UMKM Harus Naik Kelas!
Tak sedikit dari pelaku usaha makanan yang mampu bertahan itu berasal dari kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Seperti disampaikan Teten, UMKM menjadi bumper penyangga ekonomi seperti halnya pada krisis tahun 1998.
Saat ini di tengah pandemi Covid-19 tak dimungkiri banyak UMKM yang tumbang, namun sejumlah pelaku UMKM yang mulai beralih ke penjualan digital bisa terselamatkan usahanya.
Founder & CEO PT Magfood Inovasi Pangan dan PT. Magfood Amazy Internasional, Yanty Melianty Isa mengatakan, saat ini penting bagi para pelaku UMKM makanan membangun manajemen yang profesional dan mampu membuat manajemen produksi yang baik agar lebih kompetitif. "Selain itu juga mampu menghasilkan produk yang bermutu dan kualitas yang konsisten karena terstandarisasi," ujarnya, Sabtu (6/3/2021).
Baca juga: Disuntik Investor, Bisnis Kuliner Besutan Diemas Beck Siap Go Internasional
Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, penjualan produk makanan secara online mengalami kenaikan sebesar 300% selama pandemi. Hal itu dikarenakan adanya kebijakan sosial distancing yang membuat restoran banyak yang tutup atau membatasi operasionalnya sehingga sehingga usaha makanan dan jasa antar makanan pun meningkat.
Baca juga: Disuntik Investor Rp1,5 Triliun, Jokowi: UMKM Harus Naik Kelas!
Tak sedikit dari pelaku usaha makanan yang mampu bertahan itu berasal dari kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Seperti disampaikan Teten, UMKM menjadi bumper penyangga ekonomi seperti halnya pada krisis tahun 1998.
Saat ini di tengah pandemi Covid-19 tak dimungkiri banyak UMKM yang tumbang, namun sejumlah pelaku UMKM yang mulai beralih ke penjualan digital bisa terselamatkan usahanya.
Founder & CEO PT Magfood Inovasi Pangan dan PT. Magfood Amazy Internasional, Yanty Melianty Isa mengatakan, saat ini penting bagi para pelaku UMKM makanan membangun manajemen yang profesional dan mampu membuat manajemen produksi yang baik agar lebih kompetitif. "Selain itu juga mampu menghasilkan produk yang bermutu dan kualitas yang konsisten karena terstandarisasi," ujarnya, Sabtu (6/3/2021).
Baca juga: Disuntik Investor, Bisnis Kuliner Besutan Diemas Beck Siap Go Internasional
Lihat Juga :