Jadi Sumber Ikan Tuna Terbesar di Dunia, Indonesia Gercep Daftar ke PBB
Sabtu, 06 Maret 2021 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Syarief mencontohkan, jika harga ikan per kilogram adalah Rp30.000 dan dikalikan dengan 12,54 juta ton, maka per tahunnya nilai yang diperoleh mencapai Rp350 triliun.
"Kalau kita kalikan dengan harga Rp30.000 saja per kilogram, kita bisa membayangkan berapa yang bisa kita dapat. Hampir Rp350 triliun yang bisa kita olah," tutur dia.
KKP tengah mengajak Pemerintah Jepang untuk bekerja sama dalam pengembangan bidang teknologi perikanan, seperti untuk budi daya tuna, sidat, dan kerang abalone. Alasannya, Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar, sedangkan Jepang punya keunggulan dari sisi teknologi yang bisa dikerjasamakan. ( Baca juga:Sudah Pilih Moeldoko, Kubu KLB Masih Gerilya Dukungan DPD- DPC Demokrat )
Pemerintah meyakini kerja sama tersebut bakal memberi keuntungan bagi kedua negara, karena produksi perikanan Indonesia akan meningkat. Sementara Jepang membutuhkan ikan dari Indonesia untuk mendukung industri perikanan dan bisnis kuliner di sana.
"Kalau kita kalikan dengan harga Rp30.000 saja per kilogram, kita bisa membayangkan berapa yang bisa kita dapat. Hampir Rp350 triliun yang bisa kita olah," tutur dia.
KKP tengah mengajak Pemerintah Jepang untuk bekerja sama dalam pengembangan bidang teknologi perikanan, seperti untuk budi daya tuna, sidat, dan kerang abalone. Alasannya, Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar, sedangkan Jepang punya keunggulan dari sisi teknologi yang bisa dikerjasamakan. ( Baca juga:Sudah Pilih Moeldoko, Kubu KLB Masih Gerilya Dukungan DPD- DPC Demokrat )
Pemerintah meyakini kerja sama tersebut bakal memberi keuntungan bagi kedua negara, karena produksi perikanan Indonesia akan meningkat. Sementara Jepang membutuhkan ikan dari Indonesia untuk mendukung industri perikanan dan bisnis kuliner di sana.
(uka)
Lihat Juga :