Bahlil Utak-Atik Beleid Investasi Miras yang Dicabut Jokowi

Sabtu, 06 Maret 2021 - 16:55 WIB
loading...
Bahlil Utak-Atik Beleid...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji ulang terkait izin investasi soal minuman keras . Pernyataan itu dia sampaikan dalam Rakernas Hipmi 2021. ( Baca juga:Soal Cari Investasi: Bahlil Itu Pemain, Bukan Pelatih, Apalagi Wasit )

Bahlil menjelaskan, mulanya Peraturan Presiden (Perpres) No. 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal untuk menampung aspirasi dari daerah. Sebab, banyak para petani minuman keras daeran tidak bisa mengembangkan usahanya karena aturannya tidak bisa.

"Kemudian itu diatur dalam PP 10 2021, dengan melihat rekomendasi dari gubernur. Tapi kemudian kita ditorpedo bos, dihajar karena seolah-olah karena Kepala BKPM manta Ketum Hipmi jadi diizinkan aja tuh barang," kata Bahlil dalam Rakernas Hipmi 2021, Sabtu (6/3/2021).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang merevisi aturan yang telah dicabut oleh Presiden tersebut. "Aturan itu dipending. Kita cabut lampiran yang di lampiran 3 nomor 31,32,33. Itu kita cabut. Nah sekarang kita lagi merevisi dan mencari narasi yang tepat untuk mengakomodasi aspirasi tadi," jelasnya. ( Baca juga:CCTV di Bus Transjakarta Jadi Bukti Pelanggaran Busway untuk Dilaporkan ke Polisi )

Ia menambah, sejatinya aturan izin alkohol sudah ada sejak tahun 1931. Dan setiap zaman ada keluar izin mengenai miras.

"Sudah ada 109 izin alkohol ini. Di DKI pun ada, di Bali juga ada. Jadi jangan berpersepsi dibuka zaman ini saja," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Ucapan ‘Yang Mulia...
Ucapan ‘Yang Mulia Takut Ya’ Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved