Soal Cari Investasi: Bahlil Itu Pemain, Bukan Pelatih, Apalagi Wasit

loading...
Soal Cari Investasi: Bahlil Itu Pemain, Bukan Pelatih, Apalagi Wasit
Foto/YorriFarli/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengakui kehebatan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam bekerja keras mengejar target investasi.

Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin mengatakan, sosok Bahlil tepat dalam mengurus investasi yang rumit bahkan kompleks. Keunggulan Bahlil disebutnya karena lebih berani dibanding pejabat sebelumnya. Faktor ini didukung latar belakangnya yang memang pelaku bisnis dan teruji.

"Bahlil punya nyali di lapangan. Bukan cuma sekedar mikir-mikir dan meeting. Bicara harus untuk implementasi, bukan sebatas policy making," kata Ferry saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (6/3/2021). ( Baca juga:Kunci Ekonomi Tumbuh 5% Adalah Investasi, Jokowi Tiap Hari Telepon Bahlil )

Menurutnya, birokrasi Indonesia memang perlu orang yang paham lapangan. "Istilahnya kita perlu pemain bola yang bisa mencetak gol. Bukan cuma pelatih yang bisa melihat kesalahan pemain. Ibaratnya kalau jadi pejabat jangan punya mental pelatih, apalagi wasit," ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan kekuatan nyali dibutuhkan BKPM dan birokrasi bidang investasi karena yang dihadapi adalah birokrasi di banyak level hingga level provinsi. "Banyak aturan-aturan yang bertabrakan menurut saya. Misalnya urusan sungai. Kalau bangun mini hydro, itu bisa menggunakan air sungai yang melewati beberapa kabupaten. Tidak semua kabupaten berada dalam satu payung hukum yang sama. Ini yang bisa menghambat investasi," katanya. ( Baca juga:Moeldoko Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB, Annisa Pohan: Saya Sadar, Sudah Lama Keadilan Pergi... )



Sebelumnya Jokowi mengaku hampir setiap hari menelpon Bahlil untuk menanyakan investasi yang masuk di Indonesia. “Ini kuncinya ada di Pak Bahlil, Kepala BKPM. Setiap hari saya telepon, saya tanya terus berapa persen bisa tahun ini? Berapa triliun bisa naik? Siapa yang masuk? Sudah sampai mana targetnya? Tercapai ndak? Tiap hari. Untung orangnya tenang dan semangat. Kalau ndak mungkin drop sudah. Karena tiap hari dikejar terus,” tutur Jokowi belum lama ini.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top