Luhut Sebut Kinerja Ekonomi Digital Indonesia Masih Keok oleh Vietnam

Senin, 08 Maret 2021 - 14:53 WIB
loading...
Luhut Sebut Kinerja...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa sektor ekonomi digital tumbuh subur bisnisnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Akan tetapi, meski tumbuh, kinerjanya masih kalah dari Vietnam .

Menurutnya, sektor ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2020 dapat tumbuh sebanyak 5%. Total gross merchandise value, alias nilai pembelian dari pengguna mencapai USD105 miliar atau sekitar Rp1.470 triliun (kurs Rp 14.000). ( Baca juga:Berkat Luhut, Aceh Bakal Kebanjiran Turis Arab )

"Jadi memang banyak sektor ekonomi kesulitan beradaptasi di tengah pandemi. Tapi di sisi lain sektor ekonomi digital sedang mendapatkan keuntungan dari perubahan ini. Di Asia Tenggara ekonomi digital berkembang dengan nilai gross merchandise value USD 105 miliar, naik 5% selama pandemi," ujar dia dalam webinar bersama Bukalapak secara daring, Senin (8/3/2021).

Kemudian, kata dia, ekonomi digital di Indonesia tumbuh hingga menembus dua digit atau sekitar 11%. Tapi pertumbuhan ini masih kalah dengan Vietnam yang ekonomi digitalnya tumbuh hingga 16%.

"Ekonomi digital kita (Indonesia), berkembang dengan pesat. Bahkan sampai dua digit, 11%, di atas Singapura dan Malaysia. Tapi masih kalah cuma sama Vietnam dia 16%," ungkap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di era pandemi. Dia ingin pandemi dijadikan momentum percepatan transformasi digital di Indonesia. ( Baca juga:Dikabarkan Tidak Laku, Ford Suntik Mati Mustang Ecoboost )

“Kita juga harus gunakan momentum pandemi ini untuk mendorong percepatan transformasi digital. Mulai dari digital government, digital economy, sampai dengan digital Society, dan digital infrastruktur,” katanya dalam acara Devcon21.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Rekomendasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Meksiko Tumbangkan Ceko...
Meksiko Tumbangkan Ceko 3-0 di Laga Penutup Grup A Piala Dunia 2026
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
Daftar Pemain Timnas...
Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved