Mau Menang Persaingan Usaha, Menteri Teten: Kuasai Sains dan Teknologi
Selasa, 09 Maret 2021 - 02:16 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan UKM ,Teten Masduki mengatakan, persaingan usaha ke depan akan dimenangkan oleh mereka yang menguasai dual. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, kementerian yang dipimpinnya mendapat arahan Presiden Joko Widodo untuk menghasilkan wirausaha muda berpendidikan yang inovatif berbasis teknologi.
"Karena persaingan usaha ke depan akan dimenangkan oleh mereka yang menguasai bidang sains dan teknologi ," ujar Teten pada Kuliah Umum di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.
Oleh karena itu, Teten berharap Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia dapat mendukung penguatan kewirausahaan nasional dengan mengambil peran sebagai kampus pengembangan model kewirausahaan pesantren berbasis sosial, teknologi, bahkan ekonomi kreatif.
Baca Juga: Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, Teten Beri Penjelasan Panjang-Lebar
Dia mencontohkan, kewirausahaan pesantren di Koperasi Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Koperasi tersebut berhasil mengembangkan komoditi sayur-sayuran dan mulai merambah ke peternakan domba dan sapi. Bahkan, produk yang dihasilkan sudah terhubung ke jaringan retail modern dan berpotensi untuk menjadi koperasi pangan.
"Hingga sekarang pun pemerintah terus mendampingi hingga memberikan support pembiayaan agar mampu berkembang menjadi koperasi modern," kata Teten.
"Karena persaingan usaha ke depan akan dimenangkan oleh mereka yang menguasai bidang sains dan teknologi ," ujar Teten pada Kuliah Umum di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.
Oleh karena itu, Teten berharap Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia dapat mendukung penguatan kewirausahaan nasional dengan mengambil peran sebagai kampus pengembangan model kewirausahaan pesantren berbasis sosial, teknologi, bahkan ekonomi kreatif.
Baca Juga: Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, Teten Beri Penjelasan Panjang-Lebar
Dia mencontohkan, kewirausahaan pesantren di Koperasi Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Koperasi tersebut berhasil mengembangkan komoditi sayur-sayuran dan mulai merambah ke peternakan domba dan sapi. Bahkan, produk yang dihasilkan sudah terhubung ke jaringan retail modern dan berpotensi untuk menjadi koperasi pangan.
"Hingga sekarang pun pemerintah terus mendampingi hingga memberikan support pembiayaan agar mampu berkembang menjadi koperasi modern," kata Teten.
Lihat Juga :