BUMN Didorong Serap Produk UMKM, Teten dan Pahala Godok Skemanya
Selasa, 09 Maret 2021 - 21:59 WIB
loading...
Teten dalam pertemuan dengan Wamen BUMN I Pahala N. Mansuri sedang menyiapkan skema untuk meningkatkan penyerapan produk UMKM oleh perusahaan pelat merah (BUMN). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menjalin kerja sama dengan Kementerian BUMN untuk meningkatkan penyerapan produk UMKM oleh perusahaan pelat merah (BUMN). Kedua kementerian sedang menyiapkan skema supaya mempercepat implementasi tersebut.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, ada dua skema implementasi penyerapan produk UMKM oleh BUMN yang disiapkan kedua kementerian. Yakni melalui pasar digital dan rantai nilai BUMN.
“Sesuai dengan arahan presiden kemitraan antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementerian BUMN dalam dua hal tadi supaya dikonkretkan,” kata Teten dalam pertemuan dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I Pahala N. Mansuri di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca Juga: Teten Masduki: UMKM Perlu Didorong Jadi Anggota Koperasi
Teten menerangkan, pasokan produk UMKM dalam global value chain baru mencapai 4,1%. Diharapkan dengan kemitraan kedua kementerian berjalan baik sehingga bisa mendorong persentase produk-produk UMKM Indonesia masuk ke global value chain lebih besar lagi.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, ada dua skema implementasi penyerapan produk UMKM oleh BUMN yang disiapkan kedua kementerian. Yakni melalui pasar digital dan rantai nilai BUMN.
“Sesuai dengan arahan presiden kemitraan antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementerian BUMN dalam dua hal tadi supaya dikonkretkan,” kata Teten dalam pertemuan dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I Pahala N. Mansuri di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca Juga: Teten Masduki: UMKM Perlu Didorong Jadi Anggota Koperasi
Teten menerangkan, pasokan produk UMKM dalam global value chain baru mencapai 4,1%. Diharapkan dengan kemitraan kedua kementerian berjalan baik sehingga bisa mendorong persentase produk-produk UMKM Indonesia masuk ke global value chain lebih besar lagi.
Lihat Juga :