Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas, TaniHub Jaga Keseimbangan Supply-Demand

Jum'at, 12 Maret 2021 - 12:19 WIB
loading...
Kesejahteraan Petani...
Ilustrasi foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perhatian serius terhadap kesejahteraan petani perlu menjadi prioritas. Hal ini dilakukan selain untuk meningkatkan taraf hidup, perbaikan kesejahteraan petani juga berdampak pada capaian ketahanan pangan nasional dan juga pertumbuhan ekonomi.

VP of Corporate Services TaniHub Astri Purnamasari menuturkan, mengenai tantangan yang mewarnai capaian ketahanan pangan nasional, TaniHub melihat ada beberapa celah yang terdapat di sana. Pertama adalah gap antara supply dan demand.

“Kita mencoba untuk me-matching-kan antara supply dan demand. Saat ini kondisi yang ada adalah itu nggak match. Contoh antara kuantitas yang ada di lahan dengan kuantitas yang dibutuhkan oleh pasar,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, JUmat (12/3/2021).

Baca juga: Hama Kutu Busuk Asia Mulai Merongrong Petani di Amerika dan Inggris

“Atau kita bisa bicara mengenai kualitasnya itu sendiri. Di pasar butuhnya grade A misalnya, yang sizenya sekian, beratnya sekian, level kemanisannya sekian, tapi hasil panen kita tidak seperti itu. Atau kalau misalnya bisa seperti itu secara jumlah itu tidak memenuhi yang dibutuhkan oleh pasar,” tambah dia.

Selain itu, terkait suistanability dan musim. Menurutnya, terkadang tidak secara terus menerus produk yang dihasilkan itu bagus. “Kadang-kadang produknya bagus lalu yang berikutnya tidak stabil gitu. Jadi self quality dan kuantitas itu tidak stabil pasokannya. Lalu, juga ada beberapa produk yang memang dia itu nggak bisa panen sepanjang tahun padahal kebutuhannya ada terus sepanjang tahun, di mana itu semua sebenarnya bisa disiasati dengan planning kultivasi yang lebih baik yang coba disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh pasar,” jelas Astri.

Baca juga: Jumlah Investor Pasar Modal RI Capai 4,5 Juta per Februari

Lebih lanjut Astri menjelaskan, dengan adanya gap-gap tersebut TaniHub mencoba membangun satu ekosistem yang terdiri dari tiga arm yaitu, me-matching-kan antara supply dan demand dengan cara membukakan akses petani ke pasar, memberikan akses modal melalui TaniFund, dan mengisi gap di supply chain agriculture melalui TaniSupply.

“Jadi yang paling pertama kita itu bukakan akses petani ke pasar, karena saat ini kondisi pertanian kita itu petani-petani kita itu mampu memproduksi tapi tidak mampu untuk memasarkan. Jadi yang pertama kali kita lakukan adalah me-matchingkan antara supply dan demand, dengan kita cari pasar seluas-luasnya dan kita cari supply sesuai dengan pasar tersebut,” jelas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Rekomendasi
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved