Wejangan Komisaris BEI untuk Para Investor Milenial
Jum'at, 12 Maret 2021 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menyoroti perilaku investor kalangan muda ketika portofolio saham yang dimiliki sedang menurun. Dia turut membandingkan dengan perilaku kalangan muda ketika berbelanja di e-commerce.
"Nah anak-anak muda ini, karena kebetulan saya bikin bisnis e-commerce di Shopee, kenapa ya kalau misalnya barang (event) 4.4 udah mau keluar nih, diskon lagi bulan depan turun 15 persen anda semua beli, tapi di pasar modal saham turun ARB (Auto Reject Bawah) malah cepet-cepet pingin jual, kenapa ya? padahal satu aset produktif satu aset konsumtif," kata dia.
Baca juga: Ditopang Kenaikan Harga 240 Saham, IHSG Dibuka Menguat
Pandu menyebut, perilaku di pasar modal semuanya permainan feeling dan ini biasa terjadi di market mana pun bahkan di dunia sekali pun banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan di pasar modal.
"Makanya saya market ga pernah efisien karena selalu ada technical reason dan kepada banyak investor ritel feeling itu bisa dibilang 90 persen, 10 persennya pengetahuan," ucapnya.
"Nah anak-anak muda ini, karena kebetulan saya bikin bisnis e-commerce di Shopee, kenapa ya kalau misalnya barang (event) 4.4 udah mau keluar nih, diskon lagi bulan depan turun 15 persen anda semua beli, tapi di pasar modal saham turun ARB (Auto Reject Bawah) malah cepet-cepet pingin jual, kenapa ya? padahal satu aset produktif satu aset konsumtif," kata dia.
Baca juga: Ditopang Kenaikan Harga 240 Saham, IHSG Dibuka Menguat
Pandu menyebut, perilaku di pasar modal semuanya permainan feeling dan ini biasa terjadi di market mana pun bahkan di dunia sekali pun banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan di pasar modal.
"Makanya saya market ga pernah efisien karena selalu ada technical reason dan kepada banyak investor ritel feeling itu bisa dibilang 90 persen, 10 persennya pengetahuan," ucapnya.
Lihat Juga :