Fasilitasi Pemda Bangun Desa Wisata, Sandiaga Uno: dari Fasilitas, Tumbuhlah Inspirasi Gerakan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 13 Maret 2021 - 16:37 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Kampoeng Jadhoel di Semarang, Sabtu (13/3/2021). Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno semakin nyata. Lewat adaptasi, kolaborasi dan inovasi dengan seluruh pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), visi dan misi dapat segera terwujud.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (13/3/2021).
Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Joko Budiono; Camat Semarang Timur, Nurul Hidayati serta sejumlah lurah, Sandiaga Uno berkeliling kampung yang diberi nama Kampung Batik Tengah.
Baca juga: Ini Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional Usaha Pariwisata Selama PPKM
Sesaat menjejakkan kaki, nuansa budaya khas Jawa Tengah sudah sangat terasa. Sebuah gapura kayu bergaya Jawa lengkap dengan aneka ukiran etnik menyambut setiap pengunjung yang datang.
Tidak jauh dari gapura, terdapat sebuah relief dan mural berwarna warni yang menghias dinding rumah warga. Relief itu menceritakan keseharian masyarakat di desa, mulai dari bercocok tanam, berdagang hingga membuat aneka kerajinan seperti batik.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika meninjau Kampoeng Jadhoel yang terletak di RT 04/ RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (13/3/2021).
Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Joko Budiono; Camat Semarang Timur, Nurul Hidayati serta sejumlah lurah, Sandiaga Uno berkeliling kampung yang diberi nama Kampung Batik Tengah.
Baca juga: Ini Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional Usaha Pariwisata Selama PPKM
Sesaat menjejakkan kaki, nuansa budaya khas Jawa Tengah sudah sangat terasa. Sebuah gapura kayu bergaya Jawa lengkap dengan aneka ukiran etnik menyambut setiap pengunjung yang datang.
Tidak jauh dari gapura, terdapat sebuah relief dan mural berwarna warni yang menghias dinding rumah warga. Relief itu menceritakan keseharian masyarakat di desa, mulai dari bercocok tanam, berdagang hingga membuat aneka kerajinan seperti batik.
Lihat Juga :