Produksi Garam Capai 361 Ribu Ton, Sakti Bongkar Jurus Petambak Kerek Daya Jual
Senin, 15 Maret 2021 - 03:37 WIB
loading...
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, cara bagi koperasi petambak garam di Indramayu, Jawa Barat untuk meningkatkan daya jual produk yang dihasilkan. Foto/Dok
A
A
A
INDRAMAYU - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, cara bagi koperasi petambak garam di Indramayu, Jawa Barat untuk meningkatkan daya jual produk yang dihasilkan. Salah satu caranya yakni dengan menyiapkan garam dalam bentuk kemasan agar bisa langsung dijual ke pasar.
Produksi garam di Kabupaten Indramayu mencapai 361 ribu ton pada tahun lalu. Namun penyerapannya belum menyeluruh sebab garam yang dihasilkan kelompok petambak hanya dijual ke pabrik-pabrik untuk diolah lagi menjadi garam kemasan.
Baca Juga: Menteri Trenggono Minta Pemasaran Garam Secara Online Digenjot
Alhasil setiap tahun ada saja garam yang tersimpan di gudang sebab pabrik juga memiliki keterbatasan dalam melakukan pengolahan. Untuk produksi tahun lalu misalnya, masih ada sekitar 37.000 ton garam yang sampai sekarang tersimpan di gudang-gudang pergaraman yang ada di Cirebon.
"Kalau gitu dikemas supaya bisa langsung dijual ke pasar, bukan hanya dijual ke pabrik," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kabupaten Indramayu, Minggu (14/3/2021).
Produksi garam di Kabupaten Indramayu mencapai 361 ribu ton pada tahun lalu. Namun penyerapannya belum menyeluruh sebab garam yang dihasilkan kelompok petambak hanya dijual ke pabrik-pabrik untuk diolah lagi menjadi garam kemasan.
Baca Juga: Menteri Trenggono Minta Pemasaran Garam Secara Online Digenjot
Alhasil setiap tahun ada saja garam yang tersimpan di gudang sebab pabrik juga memiliki keterbatasan dalam melakukan pengolahan. Untuk produksi tahun lalu misalnya, masih ada sekitar 37.000 ton garam yang sampai sekarang tersimpan di gudang-gudang pergaraman yang ada di Cirebon.
"Kalau gitu dikemas supaya bisa langsung dijual ke pasar, bukan hanya dijual ke pabrik," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kabupaten Indramayu, Minggu (14/3/2021).
Lihat Juga :