Kabar Baik! Kantor Pos Tambah Penerima BLT Rp300.000 per Bulan
Senin, 15 Maret 2021 - 18:16 WIB
loading...
Presiden Jokowi turut menyaksikan penyaluran BLT Rp300.000 lewat Kantor Pos. FOTO/dok. Pos Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tahun ini tetap menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat dalam upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Berdasarkan laporan Bantuan Langsung Tunai (BLT) lewat Kantor Pos dilanjutkan hingga April 2021 dengan target penerima juga bertambah menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan nominal yang sama, yakni Rp300.000 per bulan.
"Anggaran yang kita terima untuk mennyukseskan program BST ini sekitar Rp12 triliun," ujar Ketua Satgas BST Pos Indonesia, Senin (15/3/2021).
Baca Juga: Kabar Gembira! BLT Rp34,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos
Menurut dia pelaksanaan program BST 2021 bebarengan dengan program Bantuan Pangan Non Tunai yang digulirkan Presiden Jokowi. Upaya itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 terutama bagi kelompok miskin dan rentan miskin, sehingga penerima manfaat bisa memenuhi kebutuhan dasar. "Adanya BST ini masyarakat merasa sangat terbantu, banyak yang berharap bantuan bisa terus digulirkan," kata dia.
Terkait strategi pendistribusian, Pos Indonesia sudah melaksanakannya secara otomasi melalui penggunaan perangkat lunak menyesuaikan dengan data yang diberikan Kemensos. Sebab itu, pihaknya terus menyiapkan dengan baik dalam upaya meningkatkan tingkat akurasi data. "Inovasi teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan akurasi dan ketepatan target pendistribusian. Apalagi komando di bawah langsung oleh Mensos," katanya.
"Anggaran yang kita terima untuk mennyukseskan program BST ini sekitar Rp12 triliun," ujar Ketua Satgas BST Pos Indonesia, Senin (15/3/2021).
Baca Juga: Kabar Gembira! BLT Rp34,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos
Menurut dia pelaksanaan program BST 2021 bebarengan dengan program Bantuan Pangan Non Tunai yang digulirkan Presiden Jokowi. Upaya itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 terutama bagi kelompok miskin dan rentan miskin, sehingga penerima manfaat bisa memenuhi kebutuhan dasar. "Adanya BST ini masyarakat merasa sangat terbantu, banyak yang berharap bantuan bisa terus digulirkan," kata dia.
Terkait strategi pendistribusian, Pos Indonesia sudah melaksanakannya secara otomasi melalui penggunaan perangkat lunak menyesuaikan dengan data yang diberikan Kemensos. Sebab itu, pihaknya terus menyiapkan dengan baik dalam upaya meningkatkan tingkat akurasi data. "Inovasi teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan akurasi dan ketepatan target pendistribusian. Apalagi komando di bawah langsung oleh Mensos," katanya.
Lihat Juga :