Kepentingan Politis Dibalik Pembangunan Infrastruktur Masih Marak

Senin, 15 Maret 2021 - 18:50 WIB
loading...
Kepentingan Politis...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai masih ada beberapa infrastruktur yang dibangun bukan berdasarkan kebutuhan melainkan berdasarkan unsur politik.

Sebagai salah satu contoh kasusnya adalah pembangunan Bandara Ngloram di Cepu Jawa Tengah. Di mana ketika itu bandara tersebut dibangun bukan berdasarkan kebutuhan melainkan ada unsur politis yang ada di dalamnya.

"Perencanaan pembangunan infrastruktur masih kenyal unsur politisnya bukan berdasarkan kebutuhan. Apa enggak bisa dikurangi. Misalnya bandara Ngloram dibangun, kenapa sih dibangun di Cepu, itu karena dulu bandaranya Pertamina. Terus ternyata, oh pak menteri asalnya di situ. Kan nggak bisa begitu," ujarnya dalam acara Konsultasi Regional Kementerian PUPR 2021 secara virtual, Senin (15/3/2021).

Baca juga: 13 Bandara Disiapkan untuk Pemberangkatan Haji, Ini Daftarnya

Contoh lainnya adalah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati. Meskipun sudah beroperasi, nyatanya Bandara Kertajati masih sepi penumpang, meskipun Kementerian Perhubungan memaksakan agar maskapai bisa terbang ke Bandara tersebut.

"Apakah iya penumpang akan banyak kargo akan banyak. Bandara dibuat tapi tidak ada yang datang. Kemudian Menhub memaksakan airline masuk situ harus dikasih biayanya kalau enggak ada yang naik tutup. Kertajati contohnya, sudah dua kali. Airline akan datang ketika crowdnya ada," jelasnya.

Belum juga masalah ini rampung, kini Kertajati akan dijadikan sebagai pusat logistik di Jawa Barat. Setelah pemerintah berencana untuk membangun kembali Pelabuhan Patimban yang ada di Subang, Jawa Barat.

"Sekarang Kertajati mau jadi pusat log di Jabar. Patimban juga. Bersaing nanti. Hal semacam ini mudah tapi nanti cost-nya besar sekali. Kemudian masalah muncul di kontraktor dan subnya karena banyak sekali," jelas Agus.

Lihat juga foto: 12.330 Vaksin Sinovac Tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak

Oleh karena itu, perlu adanya audit pada pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh para Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sehingga pembangunan infrastruktur ini dilakukan berdasarkan kebutuhan.

"Kayaknya perlu ada audit infrastruktur pada kabinet ini supaya bisa dilihat dipertimbangkan dikritisi dan dilanjutkan kabinet berikutnya. Jika dikerjakan dengan baik infra memiliki peran strategis ekonomi dan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved