Ini Sosok Perempuan di Balik Pusat Vaksinasi Drive-Thru Pertama di Asia Tenggara
Kamis, 18 Maret 2021 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Zone 3 (Vaksinasi). Di zone ini tim medis akan memeriksa dokumen mereka sebelum mengizinkan mereka melakukan pemeriksaan. Jika dokumennya sesuai, mereka akan disaring terlebih dahulu.
Jika lolos tes skrining, mereka akan disuntik vaksin dan mendapat surat konfirmasi. Untuk keadaan darurat, tim medis akan mengawal peserta ke tempat yang ditentukan.
Zone 4 (Setelah Vaksinasi), semua penerima harus menunggu sekitar 30 menit sebelum pulang. Tim juga akan memeriksa validasi pendaftaran sebelum membiarkan penerima pulang
Sebelumnya diberitakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggandeng Grab, super app terkemuka di Asia Tenggara, dan Good Doctor sebagai mitra sektor swasta pertama yang akan melaksanakan program vaksinasi dengan pendekatan yang mengedepankan teknologi.
Vaksin akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan dan akan disuntikkan oleh dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan setempat.
Sebanyak 31 dokter dan perawat ditempatkan di area pra-registrasi dan total 16 dokter dan perawat di area Drive-Thru.
Iki bercerita bahwa analisa terhadap situasi kondisi di lapangan secara harian memberikannya amunisi untuk mengatur strategi dan perubahan operasional yang sangat sigap. Sehingga ia mampu memotivasi timnya yang terdiri dari berbagai gender, umur, serta latar belakang berbeda untuk terus bertempur dalam mengabdikan sumber daya Grab dalam proses pemberian vaksinasi demi mendukung pemerintah.
Jika lolos tes skrining, mereka akan disuntik vaksin dan mendapat surat konfirmasi. Untuk keadaan darurat, tim medis akan mengawal peserta ke tempat yang ditentukan.
Zone 4 (Setelah Vaksinasi), semua penerima harus menunggu sekitar 30 menit sebelum pulang. Tim juga akan memeriksa validasi pendaftaran sebelum membiarkan penerima pulang
Sebelumnya diberitakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggandeng Grab, super app terkemuka di Asia Tenggara, dan Good Doctor sebagai mitra sektor swasta pertama yang akan melaksanakan program vaksinasi dengan pendekatan yang mengedepankan teknologi.
Vaksin akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan dan akan disuntikkan oleh dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan setempat.
Sebanyak 31 dokter dan perawat ditempatkan di area pra-registrasi dan total 16 dokter dan perawat di area Drive-Thru.
Iki bercerita bahwa analisa terhadap situasi kondisi di lapangan secara harian memberikannya amunisi untuk mengatur strategi dan perubahan operasional yang sangat sigap. Sehingga ia mampu memotivasi timnya yang terdiri dari berbagai gender, umur, serta latar belakang berbeda untuk terus bertempur dalam mengabdikan sumber daya Grab dalam proses pemberian vaksinasi demi mendukung pemerintah.
(atk)
Lihat Juga :