Kementan dan Bulog Sepakat Serap 48.092 ton GKG Petani Boyolali dan Grobogan

Kamis, 18 Maret 2021 - 14:42 WIB
loading...
Kementan dan Bulog Sepakat...
Panen padi di Kabupaten Grobogan menggunakan alat pemanen padi modern (combine harvester).
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Tim Terpadu Gerakkan Serap Gabah Petani bersama Perum Bulog dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) telah membuat kesepakatan kesanggupan menyerap gabah/beras petani Kabupaten Boyolali dan Grobogan , Jawa Tengah. Seluruh gabah sisa panen Maret dan April 2021 diserap Bulog dengan harga yang menguntungkan petani.

Ketua Tim Terpadu Gerakkan Serap Gabah Petani, Direktrorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Warjito mengatakan serap gabah petani ini merupakan upaya nyata Kementan dengan menggandeng mitranya untuk menjaga agar harga gabah/beras pada musim panen tidak merosot dan stok beras nasional terjaga saat musim panen raya. Hal ini pun diatur dalam surat Menteri Pertanian Nomor 28/TP.100/M/03/2021 untuk serap gabah petani saat panen raya padi agar harga gabah/beras petani tidak anjlok.

(Baca juga:Grobogan Geger! Gadis Bawah Umur Dicekoki Miras dan Dicabuli Empat Pemuda)

“Seluruh gabah sisa panen Maret dan April 2021 di Kabupaten Boyolali sebanyak 24.092 ton GKG (gabah kering giling) akan diserap Bulog dan serap gabah juga menyasar Grobogan sebanyak 24.000 ton GKG sehingga totalnya mencapai 48.092 ton GKG. Kesempatan serap gabah ini sudah kami lakukan kemarin tanggal 17 Maret 2021 dengan Bulog dan Perpadi,” kata Warjito di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Warjito menjelaskan teknis pelaksanaan kemitraan serap gabah petani ini yakni Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) yang di dalamnya terdapat Perpadi menyerap gabah petani yang selanjutnya disalurkan ke Bulog. Harga pembelian dalam serap gabah/beras ini tentunya sesuai standar mutu yang dipersyaratkan dalam Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah/beras dan persyaratan kualitas internal Bulog.

(Baca juga:Tragis, Pekerja di Grobogan Tewas Tertimbun Batu Besar Galian C)

“Dengan adanya gerakan serap gabah ini, harga gabah/beras saat musim panen raya ini tidak anjlok atau dengan kata lain petani mendapatkan harga yang menguntungkan. Harga tidak boleh di bawah HPP, kami pastikan minimal sama dengan HPP. Kementan bersama mitra akan terus bekerja untuk petani,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan Kementan secara optimal melakukan upaya-upaya penanganan panen dan pasca panen untuk menjaga agar harga gabah/beras petani menguntungkan serta melakukan juga percepatan tanam Musim Tanam-II. Sesuai data BPS, potensi panen pada Maret 2021 seluas 1,63 juta hektare (ha) dan April luas 1,67 juta ha sehingga peran Kostraling bekerja optimal dalam menyerap gabah/beras petani.

(Baca juga:Bikin Bangga, Anak Petani Asal Blora dan Grobogan Jadi Lulusan Terbaik Bintara TNI AD)

“Kostraling kerjanya menjadi Bulog-Bulog kecil. Dengan demikian, upaya serap gabah/beras petani menjadi optimal dan selanjutnya hasil serap dari Kostraling disalurkan ke Bulog. Ini adalah sinergi yang bagus antara Kementan yang didalamnya tergabung Perpadi dengan Bulog,” ujarnya.

Untuk membantu petani agar menghasilkan gabah/beras berkualitas, Kementan juga memberikan dukungan bantuan berupa alat mesin panen dan pasca panen seperti combine harvester, mesin pengering (dryer) dan mesin penggilingan (RMU). “Jadi kami pastikan musim panen raya padi awal tahun 2021 menguntungkan petani dan stok beras terjamin,” imbuh Suwandi.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Targetkan...
Mentan Amran Targetkan Serapan Panen Raya Awal 2026 Capai 2,5 Juta Ton
Awas Gagal Panen, Cuaca...
Awas Gagal Panen, Cuaca Ekstrem Mengancam di Akhir Tahun 2025
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
Perkuat Kedaulatan Pangan,...
Perkuat Kedaulatan Pangan, Brigade Pangan Rembuk Pemuda Gelar Panen Raya di Kapuas
Pusaka Blora Menunjukkan...
Pusaka Blora Menunjukkan Ketahanan Energi dan Pangan Berjalan Bersama
Panen Raya Kuartal III,...
Panen Raya Kuartal III, Polri Distribusikan 1.765 Ton Jagung ke Gudang Bulog
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved