PT Ciomas Adisatwa Suplai Produk Perunggasan ke Berbagai Negara

Kamis, 18 Maret 2021 - 19:43 WIB
loading...
PT Ciomas Adisatwa Suplai...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) hari ini melalui anak usahanya, PT Ciomas Adisatwa, melepaskan ekspor karkas ayam dan produk olahan ayam ke Republik Demokratik Timor Leste. Selain itu, selama bulan Januari hingga Maret 2021, JAPFA telah mencatatkan ekspor rangkaian produk perunggasan dan produk budi daya perairan dengan total nilai sebesar Rp128,6 miliar ke Timor Leste, Taiwan, Jepang, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Italia, Kanada, dan Amerika Serikat serta negara-negara di kawasan Afrika dan Timur Tengah.

Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI menyatakan, sebagai salah satu upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, Kementan memiliki program untu mensukseskan Gerakan Tiga Kali Ekspor (GRATIEKS). ( Baca juga:Reformasi Birokrasi, ASN Harus Berubah dari Mental Priyayi ke Melayani )

"Tentunya hal ini memerlukan sinergi dari berbagai pihak. Karenanya, kami mengapresiasi para pelaku usaha yang terus mendorong ekspor produk-produk peternakan dan kesehatan hewan,” kata Nasrullah, Kamis (18/3/2021).

Melihat masih besarnya peluang pasar ekspor dalam bidang perunggasan dan produk budi daya perairan, JAPFA terus berupaya melebarkan sayapnya menembus negara-negara lain untuk memasarkan rangkaian produknya.

“Pelepasan ekspor produk ayam olahan ke Timor Leste merupakan bentuk kerja sama lanjutan kami, di mana pertama kali dilakukan pada 2019 lalu. Tentunya hal ini tak lepas dari kepercayaan konsumen kepada JAPFA untuk terus memberikan produk dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau,” ujar Tommy Kuncoro, Head of Poultry Processing PT Ciomas Adisatwa.

Dalam proses pelaksanaan ekspor, beberapa persyaratan standar kelayakan ekspor internasional telah dipenuhi oleh JAPFA. Di antaranya ialah sertifikat kompartemen bebas AI (Avian Influenza), sertifikat NKV, sertifikat produk halal, dan penerapan issue management mutu ISO 2200, Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Food Safety System Certification (FSSC 22000), Best Aquaculture Practice (BAP), Aquaculture Stewardship Council (ASC), The British Retail Consortium (BRC) dan Kosher Certification.

JAPFA senantiasa menjaga rantai produksinya dengan menerapkan standar produksi dan kualitas mutu internasional agar tetap dapat bersaing memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat di dalam dan luar negeri. Pada tahun ini, JAPFA menargetkan pencapaian ekspor ke berbagai negara di dunia senilai lebih dari Rp600 miliar. ( Baca juga:Master Trust Lawfirm Kawal Reka Ulang Kasus Pembunuhan Pasutri WNA Jerman )

Rachmat Indrajaya, Corporate Affairs Director JAPFA menyampaikan, “Rangkaian produk protein hewani yang kami miliki selalu terjaga kualitasnya dan telah sesuai dengan persyaratan kelayakan ekspor. Meskipun dalam kondisi pandemi seperti ini, JAPFA tetap berusaha memenuhi permintaan pasar internasional, dan akan terus membuka peluang di pasar internasional yang lebih luas.”
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Rekomendasi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
Di Forum Dialog 194...
Di Forum Dialog 194 Negara, Menkum Supratman Dorong Tata Kelola Royalti untuk Musik dan Jurnalistik
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved