Menko Airlangga Klaim PPKM Mikro Turunkan Kasus Aktif Covid-19
Jum'at, 19 Maret 2021 - 14:22 WIB
loading...
Suasana mal saat PPKM. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro sudah turunkan kasus aktif Covid-19.
Sebagai informasi, pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro hingga 5 April mendatang. Kebijakan ini akan diperluas ke 5 provinsi.
Baca juga: Dampak PPKM Mikro, Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Bawah Global
"Untuk menjaga tingkat pengendalian kasus Covid-19 dan meningkatkan efektivitas pengendalian Covid-19, maka akan dilakukan perpanjangan PPKM Mikro mulai dari 23 Maret sampai 5 April," ujar Menko Airlangga dalam video virtual, Jumat (19/3/2021).
Kata dia, selama satu pekan terakhir, terdapat 76 kabupaten/kota atau 17,97 persen dari 423 kabupaten/ kota yang masih memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 60%.
Lalu, indikator pengendalian Covid-19 seperti bad occupancy rate/ICU, tingkat kesembuhan dan tingkat kematian di 10 provinsi pelaksana PPKM Mikro terjadi perbaikan seiring dengan kedisiplinan protokol kesehatan.
Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang hingga 5 April 2021, Airlangga Ungkap Alasan Tambah 5 Provinsi
"PPKM telah menekan laju penambahan kasus aktif jumlah dan persentase turun secara signifikan sejak kasus aktif tertinggi di 5 Februari 2021, kasus aktif turun sebesar 25,42 persen atau turun sebesar 44.919 kasus," tandasnya.
Sebagai informasi, pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro hingga 5 April mendatang. Kebijakan ini akan diperluas ke 5 provinsi.
Baca juga: Dampak PPKM Mikro, Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Bawah Global
"Untuk menjaga tingkat pengendalian kasus Covid-19 dan meningkatkan efektivitas pengendalian Covid-19, maka akan dilakukan perpanjangan PPKM Mikro mulai dari 23 Maret sampai 5 April," ujar Menko Airlangga dalam video virtual, Jumat (19/3/2021).
Kata dia, selama satu pekan terakhir, terdapat 76 kabupaten/kota atau 17,97 persen dari 423 kabupaten/ kota yang masih memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 60%.
Lalu, indikator pengendalian Covid-19 seperti bad occupancy rate/ICU, tingkat kesembuhan dan tingkat kematian di 10 provinsi pelaksana PPKM Mikro terjadi perbaikan seiring dengan kedisiplinan protokol kesehatan.
Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang hingga 5 April 2021, Airlangga Ungkap Alasan Tambah 5 Provinsi
"PPKM telah menekan laju penambahan kasus aktif jumlah dan persentase turun secara signifikan sejak kasus aktif tertinggi di 5 Februari 2021, kasus aktif turun sebesar 25,42 persen atau turun sebesar 44.919 kasus," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :