Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan

Selasa, 19 Mei 2020 - 17:40 WIB
loading...
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Inpex Corporation selaku operator Blok Masela dinilai tidak akan sukses mengembangkan Blok Masela karena pengalamannya yang minim. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Inpex Corporation selaku operator Blok Masela dinilai tidak akan sukses mengembangkan Blok Masela. Pasalnya, investor asal Jepang tersebut dianggap tidak cukup berpengalaman mengelola ladang migas besar dengan investasi puluhan miliar dolar.

"Inpex itu tidak punya pengalaman mengelola lapangan besar dengan investasi besar berpuluh-puluh miliar dolar. Dan kita tahu, Inpex itu hanya beroperasi di Australia, itupun hanya lapangan kecil bukan investasi besar," ujar anggota Badan Anggaran DPR RI Kardaya Warnika di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Menurut dia, nasib proyek Blok Masela hanya akan sama dengan Blok Natuna D Alpha yang sampai sekarang nganggur tidak dikerjakan. Padahal, telah banyak insentif yang digelontorkan pemerintah kepada pengembang.

"Antusias pengembang sama yaitu cadangan besar seperti Blok Masela, lalu minta insentif diluar kewajaran dan dikasih sama pemerintah. Dalam perjalanannya tidak mampu memenuhi target operasi dan kontrak bermasalah lalu ujung-ujungnya lari tidak dikembangkan," ungkapnya.

Sebagai mantan pejabat BP Migas, Kardaya mengaku tahu persis karakter pengembang yang hanya mengandalkan insentif atau memang punya modal besar untuk mengembangkan ladang migas besar.

Sebab itu, mantan pejabat eselon 1 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini sangat pesimistis Inpex bakal berhasil mengembangkan Blok Masela.

"Saya nggak yakin dikembangkan, karena karakternya sama dengan Natuna D Alpha, ceremony besar-besaran seolah-olah investasi besar tapi ujungnya lari nggak dikembangkan," tukasnya.

Sebagai informasi nilai investasi pengembangan Blok Masela mencapai sekitar USD20 miliar dengan cadangan gas sebesar 16,73 TCF. Sedangkan Blok Natuna D Alpha sekarang telah menjadi bagian dari Blok East Natuna. Blok East Natuna tercatat memiliki cadangan gas terbesar di Indonesia mencapai 49,87 TCF.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Jenderal AS: Kemampuan...
Jenderal AS: Kemampuan Senjata Nuklir Korut Maju Pesat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved